JAKARTA - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjanjikan apresiasi berupa bonus uang tunai sebesar Rp3 miliar untuk setiap atlet nasional yang berhasil meraih medali emas pada perhelatan Asian Games 2026.
Menurut Prabowo, nominal bonus bagi para peraih medali di tingkat Asian Games selayaknya diberikan lebih besar dibandingkan dengan ajang SEA Games.
"Dan saya enggak lupa, saya diberi laporan Pak Erick, 'Pak, untuk SEA Games medali emas dapat Rp 1 miliar', tapi ini Asian Games, medali emas Rp 3 miliar," ujar Prabowo saat melepas ratusan atlet Asian Games 2026 di Istana, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Tidak hanya insentif finansial bagi atlet, para pemimpin cabang olahraga yang sukses membimbing timnya meraih medali juga diimajinasikan mendapat percepatan kenaikan pangkat atau jenjang karier.
Prabowo mengungkit pengalamannya yang sempat berkoordinasi langsung dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan promosi jabatan bagi jajaran kepolisian yang berprestasi di bidang olahraga.
"Tanya semua pemimpin olahraga ya, yang kemarin medali perak, medali perunggu pun kariernya semua kami semua percepat. Ada yang, 'Pak, ada yang sekian tahun belum naik pangkat, termasuk pelatih-pelatih ada polisi, AKBP, dari polisi wanita,'," tuturnya.
"Saya bisikin Kapolri, 'naikin pangkat lah, kami jangan pelit, kalau baik kami beri penghormatan'. Kalau orang Indonesia ada pepatah, tapi dulu di tentara kalau kami berbuat baik, komandan suka lupa, kalau kami berbuat salah komandan enggak lupa-lupa. Kalau kesalahan diingat ini kami ubah, kebaikan kami ingat," imbuh Prabowo.
Sebagai informasi, Kontingen Indonesia secara resmi telah dikukuhkan untuk bersaing pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang dihelat di Jepang mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Prosesi pengukuhan jajaran kontingen tanah air digelar di Wisma Serbaguna Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026).
Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) menetapkan susunan akhir kontingen yang berkekuatan 430 atlet dari 35 cabang olahraga.
Selain para atlet, skuad Indonesia diperkuat oleh 145 anggota ofisial serta 78 tim pendukung yang terdiri atas dokter, fisioterapis, masseur, dan tim head quarter.