Kemendag Dorong UMKM Pakai Teknologi AI demi Tembus Pasar Global

Kemendag Dorong UMKM Pakai Teknologi AI demi Tembus Pasar Global
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan bahwa optimasi teknologi digital, terutama kecerdasan buatan (AI), mampu memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tanah air untuk merambah pasar ekspor mancanegara.

Budi menilai penerapan AI sangat membantu UMKM dalam mempromosikan serta menjelaskan secara detail keunggulan produk kepada calon pembeli internasional agar lebih mudah dipahami.

"Jadi nanti ada pelatihan bagaimana menyebabkan teknologi digital, khususnya AI. Cara kami berjualan seperti apa, saya pikir dengan AI nanti lebih mudah kami bisa menembus pasar global," ujar Budi dalam pembukaan Pelatihan Gapai Pasar Global dengan AI bersama Meta di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan bahwa adopsi inovasi digital ini tidak cuma diperuntukkan bagi UMKM yang berfokus pada kegiatan ekspor, melainkan juga berkhasiat memperluas cakupan penjualan di dalam negeri.

Budi membeberkan bukti dari beberapa UMKM lokal yang sudah menembus pasar luar negeri, di mana penggunaan AI mempermudah para pembeli luar negeri mengenali mutu barang dari Indonesia.

Program edukasi pemanfaatan teknologi digital dan sistem AI ini menjadi bagian dari agenda Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Kegiatan serupa sebelumnya telah dihelat di kota Bandung dan Batam, serta akan diselenggarakan bergiliran ke wilayah lain untuk menjangkau jutaan UMKM di Indonesia.

Budi memastikan setiap barang UMKM yang diikutsertakan dalam pelatihan ini telah melewati tahap seleksi ketat serta memenuhi standar mutu internasional.

"Produk-produk ini memang sudah memenuhi atau standar ekspor, sehingga sekarang fokus kami adalah bagaimana cara berjualan, bagaimana cara beriklan," katanya.

Kementerian Perdagangan menjalin kemitraan strategis dengan Meta Indonesia dan UMKIndonesia ID guna memberikan bimbingan teknis bagi UMKM dalam mengoperasikan alat digital serta periklanan berbasis AI.

Lewat penguatan kompetensi digital ini, Budi berharap daya saing UMKM nasional makin melonjak sehingga jangkauan pemasaran produk lokal kian meluas di pasar domestik maupun luar negeri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index