11 Alat dan Gadget Berpenampilan Tak Biasa yang Terbukti Berguna

11 Alat dan Gadget Berpenampilan Tak Biasa yang Terbukti Berguna

ENERGINEWS.ID — Sejumlah alat dan gadget dengan desain tidak konvensional menawarkan solusi praktis untuk pekerjaan sehari-hari, mulai dari mouse trackball hingga keyboard ergonomis. Bagi pengguna yang sering bekerja lama di depan komputer, perangkat-perangkat ini bisa mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan kenyamanan.

Sebagian perangkat memang tampak aneh pada pandangan pertama. Ada yang terkesan hanya gimmick, tapi banyak juga yang benar-benar menyelesaikan masalah lama dengan cara lebih cerdas. Daftar berikut merangkum sejumlah alat dan gadget dengan desain fungsional yang membuat tugas tertentu jadi lebih nyaman, mudah, atau efisien.

Beberapa perangkat membutuhkan masa adaptasi singkat. Namun, itu sepadan dengan manfaat jangka panjang untuk proyek DIY atau alur kerja harian.

Mouse Trackball: Kontrol Tanpa Geser Meja

Mouse trackball sudah ada sejak puluhan tahun lalu, tapi popularitasnya kalah dari mouse biasa yang digeser. Bedanya, trackball bekerja dalam posisi diam dan punya bola yang diputar dengan jempol atau jari untuk menggerakkan kursor.

Karena tidak perlu digeser di atas meja, beban pada lengan dan bahu berkurang selama sesi kerja panjang. Perangkat ini juga berguna saat ruang meja terbatas. Cukup sentil bola untuk gerakan besar, atau putar pelan untuk penunjukan presisi.

Salah satu model yang direkomendasikan adalah Logitech MX Ergo S, yang dikenal sebagai alternatif Apple Magic Mouse. Untuk pengguna kidal, Kensington Orbit bisa jadi pilihan karena memakai jari telunjuk alih-alih jempol.

MX Ergo S dilengkapi delapan tombol senyap, bisa diisi ulang, dan menawarkan tiga opsi koneksi: Bluetooth, nirkabel 2,4GHz, serta USB berkabel. Ada masa belajar, terutama bagi yang seumur hidup memakai mouse standar. Satu catatan, mouse ini kurang ideal untuk gaming, tapi tetap mumpuni untuk sebagian besar tugas lain.

Keyboard Alice dan Split untuk Tangan yang Lebih Rileks

Mouse ergonomis cocok dipadukan dengan keyboard ergonomis. Keyboard gaya Alice dan split masuk kategori ini, meski keduanya tidak sama. Layout Alice seperti Keychron Q8 menempatkan semua tombol dalam satu bodi, tapi melengkung di tengah sehingga membentuk sisi kiri dan kanan yang jelas.

Keyboard seperti Kinesis Freestyle 2 benar-benar terbelah di tengah menjadi dua modul terpisah. Keduanya bisa digeser sesuai posisi atau sudut paling nyaman.

Dua desain ini punya manfaat serupa: meminimalkan ketegangan dengan membiarkan lengan beristirahat di posisi lebih alami. Keyboard standar cenderung memaksa lengan menekuk ke dalam. Karena itu, beralih ke keyboard Alice bisa meredakan ketidaknyamanan pergelangan tangan saat mengetik lama. Hal yang sama berlaku untuk keyboard split, ditambah lagi dua bagian terpisahnya bisa disejajarkan dengan masing-masing bahu.

Perlu dicatat, keyboard Alice dan split termasuk produk niche dengan kurva belajar cukup curam. Meski begitu, tetap layak dicoba. Bagi yang mengetik setiap hari, adaptasi biasanya berjalan cepat.

Earbuds Klip Open-Ear: Suara Tetap Masuk, Telinga Tetap Terbuka

Berbeda dari earbuds in-ear standar, earbuds klip membiarkan saluran telinga tetap terbuka. Pada dasarnya ini speaker mungil yang diletakkan di luar telinga dengan sudut tertentu, sehingga suara terdengar jelas tanpa menyegel telinga.

Perangkat ini bertahan di tempat berkat kait bergaya cuff yang menjepit daun telinga, dengan bagian lain berada di belakang telinga. Tampilannya jadi sedikit menyerupai perhiasan.

Salah satu pengguna mengaku beralih ke earbuds klip sebagai perangkat harian dan tidak berencana kembali ke earbuds standar. Alasannya, telinganya sensitif dan ia memakai kacamata, sehingga earbuds in-ear selalu terasa tidak nyaman saat dipakai lama. Setelah beralih, masalah itu hilang. Rekor terlama ia memakainya tanpa rasa tidak nyaman adalah delapan jam.

Ada anggapan kualitas suara, terutama bass, jadi kurang karena desain open-ear. Nyatanya tidak demikian. Earbuds klip SoundPeats UU2 yang ia miliki menghasilkan suara berkualitas, dengan pemisahan instrumen yang jelas dan bass yang bertenaga.

Yang paling penting, pengguna tetap bisa mendengar suara di sekitarnya sambil menikmati musik. Fitur ini berpotensi menyelamatkan nyawa, terutama saat beraktivitas di jalan atau ruang publik.

Mengapa Desain Tak Biasa Layak Dilirik

Setiap perangkat dalam daftar ini menonjolkan pilihan desain fungsional yang membuat penggunanya lebih produktif. Tugasnya beragam, mulai dari mengebor hingga alur kerja meja seperti mengetik.

Bagi yang mempertimbangkan perangkat semacam ini, kuncinya adalah kesediaan beradaptasi. Kurva belajar singkat biasanya terbayar dengan kenyamanan dan efisiensi yang bertahan lama.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index