Film Magazine Tayang Perdana di Toronto, Angkat Dunia Magang Era 2011

Film Magazine Tayang Perdana di Toronto, Angkat Dunia Magang Era 2011

ENERGINEWS.ID — Film Magazine resmi menggelar tayang perdana di Toronto Film Festival, mengangkat kisah para pemagang majalah cetak di New York sekitar tahun 2011. Disutradarai Alexandra Pechman dalam debutnya sebagai pembuat film, Magazine dibintangi Lily McInerny, Lukita Maxwell, dan Jake Lacy dengan durasi 1 jam 45 menit. Ceritanya menyorot dunia kerja magang yang kompetitif di ambang matinya media cetak.

Magazine menjadi salah satu judul yang tayang di seksi Discovery Toronto Film Festival. Film ini menyorot kehidupan para pemagang di sebuah majalah bulanan fiksi bernama Platen, majalah bergaya New Yorker yang menjadi rumah bagi penulis dengan cerita-cerita berani.

Premis: Para Pemagang yang Berebut Kursi di Dunia Penerbitan

Cerita berpusat pada Nora, diperankan Lily McInerny, yang datang dengan penuh harapan untuk hari pertamanya sebagai pemagang di Platen. Ia disambut sejumlah pemagang lain, termasuk Tabitha yang hangat dan menyenangkan (Lukita Maxwell) serta Leonard yang kikuk (Daniel Zolghadri).

Ada pula Daphne yang penuh warna (Iris Apatow) dan Thomas (Joshuah Melnick), asisten editorial yang langsung menaruh perhatian pada Nora. Persaingan memanas saat Greer (Ruby Cruz) bergabung dan ikut memperebutkan satu posisi tetap yang akhirnya terbuka.

Nora sendiri cepat terlibat hubungan dengan Thomas, sebuah langkah yang berisiko bagi pemagang yang berharap mendapat tempat di Platen. Ia menunjukkan kemampuan dalam membaca naskah dan mengoreksi kesalahan, tetapi apakah itu cukup untuk menonjol di antara rekan-rekannya?

Mengawasi mereka semua adalah Mickey, sang penerbit yang diperankan Jake Lacy. Ia memberi nasihat kepada para pemagang baru dengan kalimat yang terasa visioner soal cepatnya dunia meninggalkan model bisnis seperti Platen.

Para Pemain Muda Jadi Kekuatan Utama

Pechman menempatkan wajah-wajah segar sebagai daya tarik utama film ini. Selain McInerny, Maxwell, Melnick, Apatow, Cruz, dan Zolghadri, Magazine juga melibatkan AnnaSophia Robb, Delaney Rowe, Jake Lacy, Sasha Bhasin, dan Alex Edelman.

Gaya penyutradaraan Pechman disebut mengingatkan pada karya Whit Stillman dan sejumlah pengaruh Noah Baumbach. Ada juga gema dari film Between The Lines (1977) garapan Joan Micklin Silver yang menyorot perjuangan sebuah surat kabar independen di Boston.

Magazine digambarkan sebagai potret kecil kehidupan yang dibuat secara independen. Film ini disebut semacam antitesis dari The Devil Wears Prada, tetapi berdiri sendiri dengan caranya yang sederhana.

Latar 2011 dan Dunia Sebelum Media Sosial Mendominasi

Film ini mengambil latar sekitar tahun 2011, masa ketika tradisi panjang penerbitan cetak mulai tergantikan oleh konten cepat dan budaya layar. Dunia penerbitan New York yang dulu intelektual kini berhadapan dengan media sosial.

Meski hanya berselang sekitar 15 tahun dari masa kini, Magazine menunjukkan betapa jauh perubahan yang terjadi di industri media. Nilai konten bergeser, dari kata-kata yang matang menjadi sekadar jumlah klik.

Pechman menyutradarai sekaligus menulis naskah Magazine. Ia memproduksi film ini bersama Anne Alexander dan Tess Cohen, dengan UTA bertindak sebagai agen penjualan.

Kehadiran Magazine di Toronto Film Festival menambah daftar film independen yang masih mendapat ruang di festival kelas dunia. Bagi penonton Indonesia, film ini menawarkan cermin soal dunia magang dan persaingan kerja di industri kreatif yang tak jauh berbeda dengan yang terjadi di sini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index