Diplomasi Budaya di AS, Kemenbud Bakal Gelar Pameran Wastra

Diplomasi Budaya di AS, Kemenbud Bakal Gelar Pameran Wastra
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Kebudayaan bakal mempromosikan wastra Indonesia dalam agenda misi kebudayaan di Amerika Serikat melalui penyelelenggaraan pameran.

"Kami bisa hidupkan literasi budaya, termasuk wastra Indonesia. Intervensi untuk program tersebut sudah mulai banyak, contohnya literasi untuk batik, songket, hingga tenun. Kemarin di Sumba Timur, kami sudah membangun workshop terkait wastra. Kemudian di Amerika sendiri ada juga koleksi tenun Sumatra atau Minang terlengkap di Museum UCLA," ujar Menbud Fadli Zon dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menbud Fadli Zon menggelar diskusi strategis bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo di Gedung Kementerian Kebudayaan Jakarta guna membahas arah pengembangan ekosistem budaya sekaligus peluang kolaborasi sektor kebudayaan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Kebudayaan telah merancang agenda untuk membangun ekosistem pelestarian wastra Indonesia pada misi kebudayaan di Amerika Serikat, yaitu menyelenggarakan pameran wastra di Museum Smithsonian atau di The George Washington University Museum and The Textile Museum.

Fadli Zon memandang Indonesia dan Amerika Serikat mempunyai banyak agenda strategis dalam mengakselerasi diplomasi budaya, salah satunya melalui gelaran festival budaya di tiap-tiap negara.

"Indonesia dan Amerika Serikat punya gagasan yang sama terkait kebudayaan. Terakhir ada pameran kebudayaan Indonesia bernama KIAS (Kebudayaan Indonesia di Amerika Serikat) pada tahun 1990-1991," kata Menbud.

Menurut pertimbangannya, festival yang menyajikan keanekaragaman budaya di pentas internasional mampu memikat daya tarik masyarakat dunia sehingga melahirkan multiplier effect seperti peningkatan pembelian produk lokal hingga lonjakan sektor pariwisata internasional.

Menbud Fadli menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kekayaan tradisi yang tak terhingga, mulai dari warisan budaya takbenda hingga cagar budaya berupa situs sejarah maupun bangunan.

Dubes Indonesia untuk AS Indroyono memberikan dukungan penuh terhadap program Kementerian Kebudayaan demi akselerasi pemajuan kebudayaan kedua negara.

"Tahun 2024 lalu, Indonesia juga sudah menandatangani MoU dengan Museum Smithsonian," kata Dwisuryo Indroyono.

Kementerian Kebudayaan bersama KBRI Washington D.C. menaruh optimisme tinggi untuk memperkokoh diplomasi budaya Indonesia di Amerika Serikat.

Sinergi yang menyatukan promosi wastra, potensi warisan sejarah, serta gelaran pameran kelas dunia ini diharapkan tak sebatas memperkenalkan identitas budaya Nusantara di kancah global, melainkan turut menggerakkan roda ekonomi kreatif daerah serta mempererat jalinan hubungan bilateral kedua negara secara berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index