7 Makanan yang Berbahaya buat Kelinci Peliharaanmu

7 Makanan yang Berbahaya buat Kelinci Peliharaanmu

ENERGINEWS.ID — Kelinci memang doyan mengunyah hampir sepanjang hari, tapi tidak semua makanan aman masuk ke mulutnya. Beberapa makanan yang biasa kita konsumsi justru bisa memicu gangguan pencernaan hingga keracunan serius pada kelinci. Kenali daftar pantangannya sebelum memberi camilan ke si telinga panjang.

Kelinci termasuk hewan herbivora yang sistem pencernaannya dirancang untuk makanan tinggi serat dan rendah lemak. Artinya, tidak semua sayur, buah, atau camilan manusia cocok diberikan ke hewan peliharaan ini. Beberapa bahan bahkan mengandung senyawa beracun yang bisa berujung fatal.

Mengutip panduan dari Oxbow Animal Health, ada sejumlah makanan yang sebaiknya dijauhkan dari kelinci. Mulai dari buah yang terlihat sehat sampai sisa makanan di dapur, semuanya perlu dicek dulu sebelum masuk ke kandang.

1. Alpukat

Alpukat mengandung persin, senyawa yang sangat beracun bagi kelinci. Zat ini tidak cuma ada di daging buahnya, tapi juga kulit, biji, hingga daunnya.

Kalau tertelan dalam jumlah berbahaya, kelinci bisa mengalami gangguan perilaku dan kesulitan bernapas. Pada kondisi parah, persin dapat memengaruhi fungsi jantung dan berakibat fatal.

2. Cokelat

Cokelat mengandung teobromin dan kafein yang berbahaya untuk tubuh kelinci. Cokelat hitam punya kadar teobromin lebih tinggi, jadi risikonya juga lebih besar.

Tanda keracunan cokelat pada kelinci meliputi diare, gelisah, gemetar, terengah-engah, detak jantung meningkat, sampai suhu tubuh naik.

3. Bawang dan Keluarga Allium

Bawang merah, bawang putih, daun bawang, dan bawang bombay masuk kelompok allium yang sebaiknya tidak diberikan ke kelinci. Senyawa di dalamnya bisa merusak sel darah merah lewat proses oksidatif.

Efek lanjutannya bisa berupa anemia hemolitik. Gejalanya antara lain tubuh lemas, gusi pucat, hilang nafsu makan, sempoyongan, dan kelinci lebih banyak diam dari biasanya.

4. Daging, Telur, dan Produk Susu

Sistem pencernaan kelinci tidak dirancang mengolah protein hewani. Daging, telur, susu, keju, yoghurt, dan makanan olahan hewani lainnya sebaiknya dihindari.

Camilan berbahan susu mungkin terlihat aman, tapi bisa memicu gangguan pencernaan, menaikkan risiko obesitas, dan mengacaukan keseimbangan mikroorganisme di saluran cerna kelinci.

5. Kacang Merah

Kacang merah punya kandungan karbohidrat tinggi yang kurang sesuai dengan kebutuhan nutrisi kelinci. Konsumsinya bisa menyebabkan perut kembung, feses lunak, diare, dan gangguan keseimbangan bakteri di pencernaan.

6. Kentang Mentah

Kentang mentah mengandung solanin, senyawa yang bisa memicu gangguan pencernaan, sakit perut, lesu, dan turunnya nafsu makan. Kandungan pati dan kalorinya yang tinggi juga membuat kentang tidak cocok jadi menu kelinci.

7. Jamur dan Tanaman Hias

Beberapa jenis jamur mengandung mikotoksin yang berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, kerusakan organ, hingga gangguan saraf. Karena itu, jamur sebaiknya tidak diberikan sama sekali.

Tanaman hias di rumah juga perlu dijauhkan dari jangkauan kelinci. Tidak semua tanaman aman dikonsumsi, dan yang tampak tidak berbahaya bisa saja terpapar pestisida atau bahan kimia lain.

Yang Perlu Diingat Pemilik

Mengetahui makanan yang tidak boleh dimakan kelinci adalah bagian dari tanggung jawab sebagai pemilik. Jangan memberi sesuatu hanya karena kelinci terlihat tertarik atau melahapnya dengan lahap.

Pilih pakan yang sesuai kebutuhan nutrisinya, dan kenalkan jenis makanan baru secara bertahap. Kalau kelinci menunjukkan gejala lemas, diare, atau sulit bernapas setelah makan sesuatu, segera konsultasikan ke dokter hewan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index