JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga memberikan jaminan bahwa sebanyak 753 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) yang tersebar di seluruh tanah air telah mengimplementasikan standar Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT) pada proses pengisian LPG.
Eko Ricky selaku Direktur Pemasaran Retail Pertamina Patra Niaga dalam siaran pers yang diterima di Bandung Barat, Selasa, menyampaikan bahwa penerapan standar tersebut berlaku penuh di seluruh SPBE penyedia LPG subsidi maupun nonsubsidi.
"Kami memastikan setiap tabung Elpiji yang diterima masyarakat memiliki kuantitas dan kualitas yang tepat sesuai standar. Saat ini, sebanyak 753 SPBE pengisian Elpiji, baik subsidi (PSO) maupun nonsubsidi di seluruh Indonesia telah 100 persen menerapkan standar BDKT," ujar dia.
Ia menambahkan, penerapan standar BDKT ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam memelihara standar operasional pada proses pengisian LPG, sekaligus menjamin produk yang disalurkan ke konsumen memenuhi kualifikasi resmi.
Eko menegaskan Pertamina Patra Niaga turut menggencarkan sosialisasi, pemeriksaan, serta pemantauan operasional secara berkesinambungan demi menjaga Mutu dan keamanan LPG dari hulu hingga jalur distribusi.
Pada pelaksanaannya, Pertamina Patra Niaga membangun sinergi erat bersama jajaran pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah pusat hingga daerah guna mengawal pengawasan operasional LPG di lapangan.
"Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Kementerian Perdagangan, khususnya Direktorat Metrologi dan dinas terkait di daerah, yang intens berkolaborasi mendampingi pengawasan operasional kami di lapangan. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, baik dari segi kuantitas maupun kualitas produk Elpiji," ujar dia.
Di sisi lain, Pjs Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Tiara Thesaufi Harisoesatyo menegaskan kesiapan pihaknya dalam menjamin pasokan dan kelancaran alur pasokan LPG, terutama bagi konsumen di area Jawa Barat.
"Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan ketersediaan elpiji tetap terjaga dan distribusinya berjalan lancar. Kami terus melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik, khususnya di wilayah Jawa Barat," kata Tiara menegaskan.
Pertamina Patra Niaga akan terus menguatkan jaringan koordinasi lintas pihak guna menjaga ketahanan operasional, kecukupan stok, serta keandalan rantai pasok LPG demi mencukupi kebutuhan energi publik.