Pengendali Baru MKNT Injeksi Modal Rp1,02 Triliun Ekuitas Positif Lagi

Pengendali Baru MKNT Injeksi Modal Rp1,02 Triliun Ekuitas Positif Lagi
Ilustrasi Suntik Modal.

JAKARTA - PT Remitra Global International Tbk. (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk. memperoleh tambahan modal sebesar Rp1,02 triliun setelah masuknya pengendali baru.

Lewat keputusan RUPSLB perseroan, aksi korporasi PMTHMETD atau private placement disepakati untuk merealisasikan penambahan modal bernilai Rp1,02 triliun tersebut.

Direktur Utama Remitra Global International, Santoso Widjojo, mengungkapkan bahwa RUPSLB ini menandai berulirnya babak baru perjalanan bisnis perseroan.

“RUPSLB hari ini merupakan awal dari babak baru Perseroan. Dengan struktur permodalan yang sehat dan tata kelola yang diperkuat, kami memiliki fondasi yang kokoh untuk melangkah maju,” ujar Santoso, Selasa (15/9/2026).

Suntikan dana sebesar Rp1,02 triliun ini bakal dimanfaatkan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi kepemilikan saham baru.

Kewajiban kepada PT Headwell Bintang Energi Hijau senilai Rp668 miliar serta kepada PT Mantra Capital Persada sebesar Rp154,925 miliar akan dialihkan seluruhnya menjadi saham.

Selain skema konversi utang, MKNT turut mengantongi injeksi dana segar tunai sebesar Rp200 miliar dari lima investor independen, ditambah dana Rp1,5649 miliar dari PT Mantra Capital Persada.

Melalui penuntasan aksi Private Placement ini, manajemen memastikan posisi ekuitas perseroan berbalik menjadi positif kembali.

Kondisi pemulihan ini diharapkan sanggup memberi ruang gerak bagi perseroan untuk kembali memacu aktivitas operasional dengan fondasi permodalan yang jauh lebih sehat.

Pergeseran struktur permodalan serta pelaksanaan private placement ini sekaligus menempatkan PT Headwell Bintang Energi Hijau sebagai pengendali baru Remitra Global International.

Dalam struktur baru tersebut, Handoyo Setiawan telah ditetapkan selaku pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari entitas pengendali baru ini.

Sebelumnya, pada 29 Mei 2026, MKNT telah merampungkan pengambilalihan dua anak usaha operasional, yaitu PT Citra Baru Steel dan PT Radja Udang Malingping.

PT Citra Baru Steel beroperasi di sektor manufaktur baja tulangan, sementara PT Radja Udang Malingping menggeluti lini usaha budidaya tambak udang.

Manajemen MKNT memaparkan bahwa lewat bergabungnya dua entitas bisnis tersebut, portofolio MKNT kini memiliki eksposur langsung ke sektor industri manufaktur baja serta perikanan budidaya.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen perseroan untuk membentuk motor pertumbuhan baru sekaligus menciptakan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index