PLN dan BPBD Bentuk Desa Siaga Bencana di Sibolangit, Warga Dibekali Alat Evakuasi hingga Pelatihan Penyelamatan

PLN dan BPBD Bentuk Desa Siaga Bencana di Sibolangit, Warga Dibekali Alat Evakuasi hingga Pelatihan Penyelamatan

ENERGINEWS.ID — Desa Batu Mbelin di Kecamatan Sibolangit memiliki karakteristik geografis yang menantang: perbukitan terjal dan aliran sungai yang melintasi permukiman. Kondisi ini membuat wilayah itu masuk kategori rawan bencana seperti longsor, banjir bandang, hingga pohon tumbang saat cuaca ekstrem. Menyadari hal itu, PLN UID Sumatera Utara menggandeng BPBD Provinsi Sumatera Utara dan BPBD Kabupaten Deli Serdang untuk membekali warganya dengan kemampuan mitigasi bencana.

Mengapa Desa Ini Butuh Kesiapsiagaan?

General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, melalui sambutan yang dibacakan Manager PLN UP3 Bukit Barisan, Megantara Vilanda Setyawan, menegaskan bahwa potensi bencana di Desa Batu Mbelin tidak bisa dianggap remeh. Menurutnya, kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meminimalkan korban saat keadaan darurat terjadi.

“Kita tentu tidak pernah mengharapkan bencana terjadi. Namun, ketika keadaan darurat datang, masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, peralatan, serta sistem koordinasi yang baik akan mampu memberikan respons awal secara lebih cepat dan tepat,” ujar Rizky dalam keterangannya, Selasa (1/9).

Menurut Rizky, program ini dirancang untuk membangun kemandirian warga, bukan sekadar seremonial. Ia menekankan bahwa pembentukan Tim Desa Siaga Bencana adalah langkah jangka panjang agar pengetahuan tentang penyelamatan terus hidup di tengah masyarakat.

Apa Saja yang Diberikan PLN?

Sebelum peresmian, PLN dan BPBD telah menggelar pelatihan intensif pada 28–29 Agustus 2026. Materi yang diajarkan mencakup Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), teknik vertical rescue (penyelamatan di ketinggian), water rescue (penyelamatan di air), serta simulasi penanganan darurat.

Untuk mendukung operasional tim di lapangan, PLN menyerahkan bantuan peralatan yang mencakup 10 life jacket, 10 helm keselamatan, 10 headlamp, dua set perlengkapan P3K, dua megafon, dua tandu lipat, dan dua set perlengkapan vertical rescue. Tak hanya itu, perusahaan juga memberikan satu tandon air darurat, satu pompa air portabel, satu gergaji mesin, 20 cangkul, enam sekop, dan tujuh gerobak sorong. Rambu jalur evakuasi pun dipasang di 15 titik, plus rambu titik kumpul di tiga lokasi.

Sinergi Lintas Instansi

Komandan Kompi Satgas BPBD Provinsi Sumatera Utara, Daniel Dachi, mengapresiasi langkah PLN yang tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat. Ia menegaskan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah.

“Kami berharap seluruh peralatan yang telah diberikan dapat dirawat dan digunakan sesuai kebutuhan, sedangkan keterampilan yang diperoleh terus dipraktikkan dan ditularkan kepada masyarakat lainnya,” kata Daniel.

Senada dengan itu, Camat Sibolangit Muhammad Arif Budiman bersama Kepala Desa Batu Mbelin Resna Ketaren menyampaikan terima kasih atas program ini. Mereka menilai pelatihan dan bantuan peralatan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesiapan warga menghadapi potensi bencana di wilayahnya.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini, PLN berkomitmen menghadirkan manfaat nyata yang berkelanjutan. Harapannya, Desa Batu Mbelin ke depan menjadi contoh desa tangguh bencana yang mampu melindungi warganya secara mandiri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index