ENERGINEWS.ID — Pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu mengakui ada beberapa kesalahan yang membuatnya gagal lolos langsung ke Q2 pada sesi Jumat (28/8). Namun, Veda justru melihat celah untuk memperbaiki diri sebelum balapan dimulai.
"Hari ini tidak berjalan terlalu baik karena saya gagal lolos langsung ke Q2. Saya melakukan beberapa kesalahan saat sesi latihan, dan hal itu membuat situasi menjadi lebih sulit," kata Veda dalam rilis resmi Honda Team Asia.
Kesalahan di FP1 dan Target Perbaikan di FP2
Pada sesi latihan bebas pertama (FP1), Veda sempat bertahan di papan tengah sebelum akhirnya melorot ke posisi ke-20. Catatan waktu tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibereskan pada FP2 dan sesi kualifikasi.
"Yang terpenting, saya tetap memiliki kepercayaan diri yang baik terhadap kemampuan sendiri maupun motor. Saya hanya belum menemukan momen yang tepat menyatukan semuanya," ucapnya.
Strategi Simulasi Balapan Panjang untuk Temukan Setelan Ideal
Veda meyakini sesi latihan pagi hari Sabtu akan menjadi kunci. Ia berencana melakukan simulasi balapan dengan jarak lebih panjang untuk mengumpulkan data tambahan guna memahami aspek teknis yang perlu ditingkatkan.
"Biasanya kami akan melakukan sesi balapan yang lebih panjang di pagi hari, dan itu akan memberikan informasi lebih lanjut untuk memahami aspek mana yang bisa ditingkatkan," jelas pembalap berusia belasan tahun tersebut.
Dengan segala situasi dan kondisi yang terjadi, Veda akan bekerja keras untuk mendapatkan kinerja maksimal motornya. Veda percaya ia bisa naik podium dalam seri balapan kali ini.