Deretan Jenis Kuas Makeup yang Wajib Ada demi Hasil Riasan Flawless

Deretan Jenis Kuas Makeup yang Wajib Ada demi Hasil Riasan Flawless
Ilustrasi Kuas Makeup.

JAKARTA - Tampilan makeup yang rapi serta anggun bukan cuma bergantung pada produk yang dipakai, melainkan juga alat pemolesnya. Pemilihan kuas makeup yang tepat sanggup membantu produk menyatu secara merata sekaligus menghadirkan hasil riasan yang tampak lebih halus.

Penata rias profesional Dani Parkes, Neil Scibelli, dan Gabriella Elio membeberkan jajaran kuas yang krusial dimiliki guna menghasilkan riasan berwajah mulus atau flawless.

Menurut Scibelli, pemanfaatan kuas menyajikan kontrol yang jauh lebih presisi saat meratakan produk ke permukaan kulit.

“Saya menyukai kuas karena kamu benar-benar dapat mengontrol jumlah formula yang diaplikasikan pada kulit dan membaurkannya sesuai kebutuhan,” ujar Scibelli.

Berikut adalah beberapa kategori jenis kuas makeup yang bisa diandalkan untuk membangun penampilan glamor:

Kuas foundation

Kuas foundation menjadi salah satu peranti vital demi menciptakan alas bedak atau complexion yang mulus. Parkes menganjurkan penggunaan kuas berbulu sintetis yang ringan supaya cairan foundation dapat dioleskan sekaligus diratakan secara sempurna.

“Untuk foundation, saya suka menggunakan kuas berbulu sintetis yang sangat ringan untuk menekan produk dan membaurkannya dengan gerakan melingkar,” kata Parkes.

Dirinya menyarankan agar pengaplikasian alas bedak dilakukan perlahan melalui lapisan yang tipis. Langkah tersebut ampuh mencegah hasil riasan tampak terlalu tebal atau cakey.

Proses pemolesan secara bertahap ini juga mempermudah pemakai saat hendak menambah daya tutup atau coverage hanya di area yang betul-betul memerlukan.

Kuas concealer

Untuk pengaplikasian concealer, kuas berujung miring amat membantu menjangkau lekukan wajah yang rumit tersentuh, seperti area sudut bawah mata.

Bentuk serta kepadatan bulunya turut memudahkan pengambilan formula produk secara pas, sehingga noda hitam atau bekas jerawab bisa tertutupi dengan tingkat akurasi tinggi.

“Untuk concealer, kuas dengan ujung miring dapat menjangkau sudut-sudut kecil, sementara kepadatan bulunya membantu mengambil concealer sebanyak mungkin dan memberikan hasil coverage penuh untuk menyamarkan lingkaran hitam serta jerawat,” ujar Parkes.

Usai formula diletakkan pada titik sasaran secara cermat, concealer tinggal diratakan perlahan agar sekat antara produk dan warna kulit alami tidak tampak kentara.

Kuas padat

Produk perona pipi, bronzer, dan alas rias bertekstur krim maupun cair membutuhkan kuas yang sanggup menempatkan pigmen secara akurat tanpa menyerap terlalu banyak formula. Elio menyarankan pemanfaatan kuas berbulu sintetis dengan tingkat kepadatan lebih tinggi.

“Untuk produk krim dan cair, saya umumnya lebih menyukai bulu sintetis yang padat karena memungkinkan produk didistribusikan dan dibangun secara bertahap,” imbau Elio.

Parkes turut menganjurkan untuk mengambil produk pada area punggung tangan terlebih dahulu sebelum disapukan ke wajah.

Teknik tersebut membuat intensitas warna lebih gampang dikontrol sekaligus membantu memunculkan riasan yang natural serta mudah ditumpuk secara bertahap.

Kuas berbulu lembut

Produk berformat bedak seperti perona pipi, bronzer, penegas garis wajah, hingga bedak tabur memerlukan kuas berbulu lebih renggang dan lembut.

Karakteristik ini membuat produk dapat menyebar tipis sehingga hasil akhir riasan tidak terlihat tebal atau berat.

“Saya menyukai kuas yang lebih lembut dan fluffy karena dapat membaurkannya produk untuk menghasilkan tampilan yang lebih ringan dan natural,” kata Elio.

Scibelli menyarankan sapuan kuas dengan gerakan melingkar serta lebih lebar tatkala memoleskan produk bertekstur bedak. Gerakan ini memastikan produk terurai merata tanpa menumpuk pada satu titik wajah.

Kuas eyeshadow

Guna merias area mata, terdapat beberapa variasi kuas yang dapat disesuaikan dengan fungsinya. Koleksi dasar setidaknya memiliki kuas untuk memoles warna dasar, kuas lipatan mata, serta kuas pipih untuk mempertegas garis mata.

Kuas berstruktur padat berguna mengambil dan menempelkan pigmen warna pada kelopak mata.

Sementara itu, kuas berujung cembung dengan bulu yang ringan pas dipakai untuk membaurkan warna agar gradasi perona mata tampak semakin halus.

Spons makeup

Meski kuas dapat diandalkan pada hampir seluruh tahapan merias, spons tetap memegang peran krusial sebagai alat penyempurna. Parkes menyarankan pengaplikasian produk lewat kuas terlebih dahulu, lalu ditekan serta diratakan kembali mengandalkan spons.

“Kuas memberikan kontrol dan coverage, sementara spons bagus untuk membuat produk lebih tipis dan menghasilkan tampilan yang lebih menyerupai kulit,” terang Elio.

Spons juga dapat dibasahi menggunakan cairan pengunci riasan sebelum dipakai menepuk wajah secara perlahan. Cara ini membantu menyatukan seluruh riasan agar hasil akhirnya terlihat kian menyatu sempurna.

Di samping pemilihan peranti, kebersihan kuas juga wajib diperhatikan. Scibelli menyarankan agar pemakai membasuh kuas rias sekurang-kurangnya seminggu sekali, terutama kuas untuk produk krim serta spons lantaran rawan menjadi tempat penumpukan sisa produk.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index