Launching CFD Peken Wilwatikta di Sooko, Bupati Mojokerto: Bukan Sekadar Tempat Olahraga

Launching CFD Peken Wilwatikta di Sooko, Bupati Mojokerto: Bukan Sekadar Tempat Olahraga

ENERGINEWS.ID — Peluncuran CFD Peken Wilwatikta berlangsung meriah dengan kehadiran Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK, serta Kepala Bulog Cabang Mojokerto dan Ketua Kadin. Kepala Disbudporapar Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto, menyebut konsep acara ini sengaja dibuat berbeda dari CFD pada umumnya.

"Kalau seluruh keinginan masyarakat untuk ikut berpartisipasi di event ini kita wadahi, tentu tempatnya tidak akan cukup. Karena itu, ke depan akan menjadi bagian dari evaluasi kami," ujar Ardi dalam laporannya.

Senam, Bazar UMKM, hingga Live Music dalam Satu Lokasi

Berbeda dengan CFD konvensional yang hanya menutup jalan untuk olahraga, Peken Wilwatikta menghadirkan beragam aktivitas produktif. Para pengunjung bisa menikmati senam bersama, berbelanja di bazar UMKM binaan perangkat daerah dan UMKM desa, hingga menyaksikan pertunjukan seni tradisional dan live music.

Pemerintah daerah sengaja memberi ruang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memasarkan produknya. Langkah ini diharapkan menciptakan efek berantai terhadap perekonomian warga dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Bupati: Momentum Silaturahmi dan Promosi Wisata Daerah

Muhammad Al Barra menegaskan bahwa makna CFD ini lebih dalam dari sekadar sarana berolahraga. Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antarwarga sekaligus panggung promosi potensi daerah.

"Motivasi dari kegiatan ini bukan hanya masyarakat kita berolahraga, tetapi juga masyarakat bisa bertemu dan bersilaturahmi. Sekaligus memperkenalkan UMKM di Kabupaten Mojokerto, pelaku-pelaku UMKM, wisata dan lain sebagainya," kata Al Barra.

Dia berharap keberadaan CFD ini mampu menarik wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung ke Kabupaten Mojokerto.

Evaluasi Bertahap dan Ruang untuk Seniman Lokal

Karena ini adalah pelaksanaan perdana, pemkab akan melakukan evaluasi menyeluruh. Al Barra menyebut akan ada perbaikan bertahap agar acara semakin ramai dan diminati pengunjung.

"Ini adalah pertama kali, maka kita akan perbaiki hal-hal yang mungkin perlu diperbaiki sambil berjalan," jelasnya.

Dia juga menekankan pentingnya porsi bagi seniman dan budayawan lokal untuk tampil. CFD Peken Wilwatikta dinilai bisa menjadi panggung tepat untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Pelaksanaan perdana di bulan Agustus ini juga dinilai memiliki makna khusus. Bertepatan dengan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati menyebut momen ini menjadi pengingat semangat perjuangan dalam membangun daerah.

"Agustus ini ada nilai perjuangannya dan kita berjuang untuk masyarakat Kabupaten Mojokerto," tandasnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index