Pemprov DKI Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun 14% dalam 2 Tahun

Jumat, 11 September 2026 | 21:00:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo [FOTO: NET].

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menginstruksikan Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk memangkas angka stunting hingga menyentuh 14% dalam durasi dua tahun. 

Pramono menyebut rata-rata prevalensi stunting di Jakarta saat ini berada di angka 17%. Penetapan target tersebut diselaraskan dengan sasaran nasional. Di samping itu, Pramono turut meminta agar penanganan kasus TBC dapat dipacu.

"Saya berharap Bu Ani (Kepala Dinas DKI Jakarta) dan juga jajaran, hal yang berkaitan dengan stunting yang sekarang average-nya kurang lebih atau rata-ratanya 17%, dalam dua tahun ke depan kami bisa turunkan sama dengan stunting nasional yaitu 14%," katanya di Hotel The Tavia Heritage, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Ia menilai, upaya mereduksi angka stunting merupakan tanggung jawab kolektif, utamanya bagi jajaran kader Posyandu. Meski menyadari pemicu stunting amat kompleks, ia optimis Jakarta sanggup menurunkan persentasenya dari 17% menuju 14%.

Ia memaparkan bahwa Jakarta saat ini mengoperasikan sekitar 4.469 unit Posyandu, dengan 3.148 di antaranya (sekitar 70%) telah bertransformasi menjadi Smart Posyandu. Apabila program ini dieksekusi secara optimal, fungsi Posyandu tidak lagi terbatas pada cakupan kesehatan ibu dan anak semata.

"Saya menghitung jumlah Posyandu kami kurang lebih ada 4.469 Posyandu. Smart Posyandu kami itu sekarang sudah 70%, kurang lebih 3.148 smart Posyandu," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ke depannya Posyandu dapat difungsikan sebagai institusi di tingkat akar rumput yang memegang peranan dalam pelayanan kesehatan secara komprehensif.

"Kalau ini mau berubah dan ini dijalankan dengan baik, maka terus terang hal yang berkaitan dengan penanganan Posyandu dan Posyandu itu tidak hanya semata-mata kesehatan ibu dan anak, sekarang sudah menjadi kelembagaan di tingkat bawah untuk bagaimana hal secara menyeluruh tentang kesehatan itu bisa diperankan oleh Posyandu," ujarnya.

Terkini