Harga Pangan Nasional Naik Cabai Rawit Tembus Rp82.200 per Kg

Rabu, 02 September 2026 | 02:09:02 WIB
Ilustrasi Pedagang sedang memilah Cabai rawit.

JAKARTA - Pergerakan harga bahan pangan nasional di tingkat pasar tradisional menunjukkan grafik peningatan untuk beberapa komoditas utama per 2 September 2026. Kenaikan harga tersebut tercatat menyasar komoditas beras, seluruh varian cabai, daging ayam, daging sapi, hingga telur ayam.

Rujukan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia mencatat komoditas bawang merah ukuran sedang justru melandai 0,78 persen ke level Rp38.400 per kilogram. Penurunan harga tipis juga dialami bawang putih ukuran sedang yang terkikis 0,63 persen menjadi Rp39.650 per kilogram.

Di kelompok beras, harga untuk varian kualitas bawah I stabil di posisi Rp14.850 per kilogram. Begitu pula varian beras kualitas bawah II yang bertahan di angka Rp14.650 per kilogram.

Sementara itu, pasokan beras kualitas medium I tidak mengalami pergeseran di level Rp16.500 per kilogram. Kenaikan terjadi pada varian beras kualitas medium II sebesar 0,31 persen menjadi Rp16.350 per kilogram.

Adapun beras kualitas super I bertahan di tingkat Rp17.800 per kilogram, serta beras kualitas super II kokoh pada harga Rp17.300 per kilogram.

Lompatan harga yang terhitung tinggi terpantau melanda kelompok komoditas cabai. Harga cabai merah besar terangkat 3,6 persen menjadi Rp51.750 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting melambung 7,2 persen menuju Rp56.550 per kilogram.

Eskalasi harga berlanjut pada cabai rawit hijau yang terkatut naik 4,93 persen di harga Rp61.750 per kilogram. Lonjakan terkuat dicetak cabai rawit merah yang melesat 11,08 persen hingga menembus angka Rp82.200 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, grafik harga daging ayam ras segar merambat naik 0,35 persen menjadi Rp42.600 per kilogram.

Kenaikan disusul daging sapi kualitas I sebesar 0,2 persen menjadi Rp152.050 per kilogram, dan daging sapi kualitas II terangkat 0,11 persen menuju Rp142.750 per kilogram. Komoditas telur ayam ras segar turut menguat 0,68 persen menjadi Rp29.600 per kilogram.

Pada sektor pemanis, komoditas gula pasir kualitas premium bertahan di angka Rp20.300 per kilogram. Kondisi serupa terjadi pada pasokan gula pasir lokal yang tidak bergeser dari tingkat Rp19.050 per kilogram.

Sedangkan di sektor minyak goreng, varian minyak goreng curah tercatat stagnan pada level Rp20.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan bermerek I stabil di harga Rp24.300 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek II melandai 0,21 persen ke level Rp23.450 per kilogram.

Terkini