ENERGINEWS.ID — Perubahan status dua penjaga gawang andalan Timnas Indonesia ini terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Paes dan Audero yang musim lalu tampil reguler, kini harus rela menempati bangku cadangan di Eropa.
Keduanya sama-sama berstatus kiper penuh waktu pada musim 2025/2026. Paes menjadi tembok terakhir Ajax Amsterdam usai bergabung pada Januari 2026, dengan catatan enam clean sheet dari 14 laga Eredivisie. Audero bahkan tampil lebih sering, mengawal gawang Cremonese sebanyak 35 pertandingan dengan 11 clean sheet.
Persaingan Baru di Ajax: Paes Kalah Saing dari Ter Stegen
Kedatangan Marc-Andre ter Stegen pada bursa musim panas menjadi titik balik nasib Paes. Eks kiper Barcelona itu langsung dipasang sebagai starter di tiga pertandingan pembuka Liga Belanda, sebuah sinyal jelas dari pelatih soal hierarki kiper.
Paes yang berusia 28 tahun belum mendapat menit bermain di Eredivisie musim ini. Ia hanya tampil saat Ajax melakoni babak kualifikasi UEFA Conference League melawan Vojvodina dan Shelbourne. Kondisi itu membuatnya kehilangan ritme pertandingan kompetitif.
Menit Bermain Audero di Como Masih Nihil
Di Serie A, situasi tidak jauh berbeda. Emil Audero belum sekalipun masuk starting XI Como 1907 di bawah arahan Cesc Fabregas. Pelatih asal Spanyol itu lebih mempercayakan pos kiper utama kepada Jean Butez.
Posisi Audero berpotensi kian terjepit apabila Como benar-benar mendatangkan Robert Sanchez. Kabar yang beredar, eks kiper Chelsea itu sudah mencapai kesepakatan verbal dengan I Lariani.
Audero sejatinya sempat dikaitkan dengan Juventus dan AC Monza. Namun, tidak ada kesepakatan yang terwujud, sehingga ia tetap bertahan di Como dan harus berjuang merebut tempat dari Butez.
Nasib serupa dialami Paes yang harus bersabar menunggu kesempatan dari ter Stegen. Persaingan internal di dua klub Eropa ini menjadi ujian tersendiri bagi kedua penjaga gawang Timnas Indonesia.