FORMAS Tambah 20 Ormas Baru Demi Kawal Kebijakan Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:53:32 WIB
Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo [FOTO: NET].

JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Hashim Djojohadikusumo meresmikan 20 organisasi kemasyarakatan (ormas) anyar yang masuk ke dalam naungan FORMAS guna mengoptimalkan fungsi masyarakat sipil dalam memonitor program-program kabinet.

Pelantikan ke-20 ormas tersebut dilangsungkan di Aula Universitas Podomoro, Jakarta, Jumat (7/8/2026), seraya memperingati HUT ke-2 FORMAS.

Dengan masuknya tambahan tersebut, total ormas yang bernaung di bawah FORMAS kini berjumlah 103 instansi, yang turut mencakup Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).

Hashim, sebagaimana disitir di Jakarta, Sabtu, mengemukakan bahwa eksistensi FORMAS selaras dengan visi para pendiri negara demi mencapai kemakmuran masyarakat serta menjaga keutuhan Indonesia.

"Itu juga yang tertanam di jiwa Prabowo [Presiden Prabowo Subianto, Red] agar rakyat sejahtera dan Indonesia abadi. Ia sedih melihat masih ada yang belum sejahtera dan program MBG lahir dari keprihatinan supaya rakyatnya sehat," ujar Hashim, dikutip dari Antara, Selasa (11/8/2026).

Ketua Dewan Pakar FORMAS Serian Wijatno menuturkan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah strategis guna mengokohkan keterlibatan ormas dalam menyokong sekaligus mengawal agenda pembangunan negara.

"Ini sebagai langkah nyata ormas untuk bergotong royong mendukung dan mengawal program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah. Sekaligus menjawab tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini," ujar dia.

Menurut Serian, ormas yang bernaung di dalam FORMAS tidak boleh sekadar menjadi penonton dalam pembangunan nasional.

FORMAS berkomitmen menjadi bagian dari masyarakat sipil yang aktif menjaga persatuan, memberikan pemikiran konstruktif, dan mengawal pelaksanaan program pemerintah.

Di sisi lain, Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati menyampaikan bahwa bertambahnya keanggotaan ini semakin mengokohkan barisan civil society dalam menyukseskan agenda kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Dengan bertambahnya ormas ini menambah semangat perjuangan kami untuk mendukung dan mengawal seluruh program pemerintah. FORMAS hadir untuk membantu mewujudkan program-program kerakyatan," ujar Handojo.

Ia mengutarakan bahwa FORMAS tidak cuma berfungsi sebagai wadah kelembagaan, melainkan bertekad menjamin agar regulasi serta inisiatif strategis pemerintah mampu menghadirkan dampak nyata terhadap peningkatan kemakmuran warga.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menambahkan bahwa pencapaian Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi, perkembangan teknologi, dan bonus demografi.

Ia mengutarakan bahwa proses pembangunan turut memerlukan fondasi moral dan spiritual yang kokoh demi merespons dinamika global serta merawat integrasi bangsa.

Adapun ke-20 ormas yang resmi dikukuhkan serta bergabung ke dalam FORMAS mencakup: Perisai Prabowo, Matahari Pagi, Solidaritas Merah Putih, Dharma Bangsa, Kesejahteraan Masyarakat Indonesia, Nusantara Maju, Berkah Indonesia, Pejuang Nusantara Indonesia, Pemersatu Bangsa, Srikandi Nusantara, Patriot Nusantara, Garuda Raya, Putra Putri Tenaga Kerja Indonesia, Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan, Milenial Indonesia Emas, Peduli Ummat, Bangun Desa Bangun Indonesia, Indonesia Muda Berkarya, Persatuan Guru Indonesia, serta Komunitas UKM Nusantara.

Terkini