JAKARTA — Niat hati ingin melepas penat, kegiatan berlibur acap kali justru mendatangkan stres akibat kekeliruan kecil. Padahal, berbagai kesalahan tersebut sebenarnya bisa diantisipasi sejak tahap perencanaan sebelum keberangkatan.
Survei terbaru Traveler Sentiment and Safety dari Global Rescue membeberkan deretan kesalahan yang paling sering dilakukan oleh wisatawan, termasuk para pelancong berpengalaman.
Berikut lima kekeliruan utama saat bepergian beserta dampaknya:
Membawa Barang Berlebihan (Overpacking) Sebanyak 38 persen responden menilai overpacking sebagai kesalahan terbesar dalam perjalanan internasional. Angka ini meningkat dibanding tren pada tahun-tahun sebelumnya.
CEO The Global Rescue Companies Dan Richards menyebut overpacking sebagai kekeliruan paling konsisten yang sebenarnya sangat mudah dicegah.
"Kebiasaan ini menambah stres, beban, dan kerumitan yang tidak perlu pada setiap tahap perjalanan, padahal tujuan utama bepergian seharusnya adalah mendapatkan kebebasan, fleksibilitas, dan pengalaman baru," ujar Richards.
Ia turut mengingatkan potensi bahaya cedera fisik akibat memikul beban bagasi yang terlampau berat selama bepergian.
"Bagasi yang berat meningkatkan kelelahan, mengurangi keseimbangan, dan meningkatkan risiko terjatuh, cedera punggung, serta cedera ortopedi lainnya saat melewati bandara, terminal kapal pesiar, jalan berbatu, atau jalur pendakian yang terjal," tambahnya.
Waktu Transit Terlalu Singkat Sebanyak 19 persen wisatawan mengaku sering terjebak memesan tiket penerbangan dengan jeda transit terlalu mepet, sehingga memicu kepanikan hingga risiko tertinggal pesawat.
Jadwal Perjalanan Terlalu Padat Keinginan menyambangi banyak destinasi sekaligus justru menjadi bumerang. Sebanyak 10 persen responden menyesal karena menyusun jadwal terlalu padat tanpa memberikan jeda istirahat yang memadai.
Lupa Mengunduh Peta dan Dokumen Offline Gangguan sinyal komunikasi di tempat tujuan kerap menghambat pergerakan. Sebanyak 8 persen responden mengaku rugi tidak mengunduh peta offline serta berkas pemesanan digital lebih awal.
Abaikan Kurs Mata Uang Sebanyak 8 persen pelancong mengaku rugi akibat terburu-buru menukar uang di kios bandara dengan potong nilai tukar tinggi, bukannya mempersiapkan dana di tempat penukaran resmi.
Trik Praktis Liburan Nyaman Bebas Stres
Guna meminimalkan risiko masalah selama liburan, para responden turut memberikan sejumlah solusi praktis:
Gunakan Pelacak Digital: Dilakukan oleh 31 persen responden dengan memasang pelacak pada bagasi terdaftar.
Simpan Dokumen Digital: Sebanyak 16 persen responden mengunggah salinan dokumen identitas ke pos el pribadi.
Hemat Ruang Koper: Sebanyak 10 persen mengandalkan compression packing cubes dan 10 persen lainnya memilih teknik menggulung pakaian.
Gunakan Adaptor Multi-Port: Sebanyak 9 persen membawa adaptor banyak colokan untuk menghemat waktu pengisian daya.
Bawa Botol Minum Kosong: Sebanyak 7 persen membawa tempat minum ramah lingkungan melewati pemeriksaan bandara demi menghemat pengeluaran.
Unduh Hiburan Lebih Awal: Sebanyak 6 persen menyiapkan musik atau film pada perangkat pribadi sebelum naik pesawat guna mengusir kebosanan.