JAKARTA - Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan tingkat kesadaran warga Banten untuk menjalani pemeriksaan lewat Cek Kesehatan Gratis (CKG) saat ini konsisten memperlihatkan tren positif.
"Kalau melihat dari data di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota se-Banten, warga yang mengikuti CKG setiap pekan bahkan bulan terus meningkat. Misalnya saja di Tangerang Selatan, minggu lalu menyentuh angka 47 persen dan kini meningkat menjadi 53 persen," kata Gubernur Andra di Tangerang, Selasa (1/9/2026).
Pada tataran Provinsi Banten, Gubernur Andra memerinci pencapaian CKG berhasil melayani sekitar 6,4 juta jiwa, melebihi tolok ukur nasional yang berada di level 46%. Kendati demikian, dirinya menegaskan agar agenda ini terus digerakkan secara masif hingga pengujung tahun.
"Target utama kami bukan sekadar angka atau persentase capaian, melainkan bagaimana memastikan seluruh masyarakat Banten benar-benar mengikuti CKG dan terpantau kesehatannya," tegasnya.
Dirinya pun menjamin tiap-tiap kasus penyakit yang teridentifikasi dari agenda CKG senantiasa ditindaklanjuti lewat penanganan medis yang menyeluruh. Sebagai gambaran, bilamana terdeteksi indikasi tuberkulosis (TB), pemerintah tidak sekadar mengobati sang pasien, melainkan turut melancarkan pelacakan kontak erat (contact tracing) untuk diperiksa sesuai prosedur.
Masalah Kesehatan Terbanyak
Oleh sebab itu, Andra meminta masyarakat supaya tidak merasa enggan atau cemas jikalau membutuhkan tindakan medis tingkat lanjutan. Keseluruhan pembiayaan perawatan, baik di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) maupun rumah sakit, sepenuhnya dijamin oleh pemerintah.
"Penyakit yang paling banyak ditemukan potensinya dari skrining ini adalah hipertensi, diabetes, dan TBC," katanya.
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengimbau warga yang sudah pernah melakoni Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk menginspirasi sanak keluarga beserta tetangga di pemukimannya agar memanfaatkan sarana tersebut supaya keluhan serta risiko penyakit dapat teridentifikasi dan ditangani secepatnya.
Dirinya memaparkan program yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo tersebut dialokasikan demi menjamin derajat kesehatan masyarakat. Selanjutnya, apabila ditemukan gejala penyakit, maka proses penanganan dijalankan secara maksimal tanpa dipungut biaya lantaran sudah dijamin pemerintah.
"Jangan tak dan ragu untuk ikut CKG. Program ini sangat bagus untuk mendeteksi penyakit sedini mungkin jadi bisa ditangani segera," ujarnya.
Sementara itu, perolehan CKG di wilayah Kota Tangerang Selatan sampai dengan awal September 2026 telah menembus angka 53% dari total populasi 1,4 juta jiwa penduduk.