JAKARTA - OpenAI resmi menghadirkan layanan khusus bernama ChatGPT untuk remaja. Produk ini menawarkan chatbot kecerdasan artifisial (AI) yang dirancang lebih aman dan sesuai untuk pengguna usia remaja.
Aplikasi khusus ini dibekali sistem keamanan tambahan sekaligus menjadi solusi atas maraknya isu kecurangan akademik di lingkungan sekolah.
Mengutip laporan TechCrunch, ChatGPT untuk remaja menghadirkan fitur Study Mode dan berbagai alat pendukung lain. Fitur ini dirancang agar remaja lebih aktif memahami serta memecahkan masalah ketimbang sekadar mencari jawaban instan.
Dalam Study Mode, pengguna akan diberikan pertanyaan panduan serta panduan bertahap demi memahami materi pelajaran secara menyeluruh.
Fitur ini juga menyertakan peringatan otomatis yang akan muncul apabila pengguna terdeteksi mencoba menyalin jawaban secara langsung tanpa mempelajari materinya.
Aplikasi ini turut menyajikan materi belajar berbasis visual dan kuis interaktif. Orang tua juga diberi akses untuk mengatur kapan Study Mode dapat berjalan secara otomatis.
OpenAI menegaskan bahwa sistem perlindungan sesuai usia akan aktif secara otomatis pada akun remaja. Langkah ini berfungsi membatasi paparan konten berbahaya sesuai dengan Prinsip-Prinsip di Bawah Usia 18 Tahun yang ditetapkan OpenAI.
Di samping itu, orang tua dapat memanfaatkan fitur kontrol keluarga yang sudah ada untuk mengelola pengaturan akun sekaligus menerima notifikasi keamanan secara langsung.
Peluncuran ChatGPT khusus remaja ini hadir setelah maraknya desakan publik terhadap perusahaan AI terkait dampak kecerdasan artifisial pada kesehatan mental serta keselamatan remaja.