Ini Alasan Presiden Prabowo Tunjuk Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI

Ini Alasan Presiden Prabowo Tunjuk Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI
Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membeberkan alasan di balik keputusan Presiden Prabowo Subianto dalam memilih Destry Damayanti sebagai figur calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Berdasarkan keterangannya, rekam jejak serta kompetensi yang dimiliki oleh Destry di bidang keuangan menjadi faktor pertimbangan yang paling utama.

Prasetyo menuturkan bahwa Destry mempunyai rekam jejak pengabdian yang panjang di sektor keuangan. Di samping latar belakang pendidikannya, Destry tercatat telah mendedikasikan diri selama puluhan tahun berkecimpung di bidang keuangan tersebut.

"Yang pasti kan rekam jejak beliau. Rekam jejak beliau yang mulai dari ilmu, sarjana sampai mengabdikan diri sekian puluh tahun kan di bidang keuangan," kata Prasetyo seusai menyaksikan gladi kotor persiapan pengibaran bendera HUT Ke-81 RI di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Di samping pengalaman profesional tersebut, Prasetyo turut memberikan sorotan khusus terhadap rekam jejak Destry yang telah mengemban jabatan sebagai Deputi Gubernur Senior BI selama dua periode kepemimpinan. Menurutnya, pengalaman panjang itu menjadi salah satu landasan pertimbangan esensial bagi Presiden dalam menunjuk Destry untuk memegang kendali kepemimpinan bank sentral.

"Dan beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior. Itu salah satu alasan yang paling mendasar kan, tentunya kan kompetensi," ujarnya.

Sebelum penunjukan ini, Destry sempat mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur BI menyusul langkah Perry Warjiyo yang menyatakan mundur dari kursi jabatan Gubernur BI pada pengujung bulan Juli 2026. Selepas itu, Presiden Prabowo secara resmi mengajukan nama Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI guna mengisi posisi lowong untuk menggantikan Perry.

Sementara itu, tatkala dicecar pertanyaan oleh awak media perihal identitas nama calon pengisi posisi Deputi Gubernur Senior BI yang santer diisukan berasal dari lingkaran internal institusi BI, Prasetyo memilih untuk menutup rapat informasi tersebut. 

Hal serupa juga disampaikannya tatkala dikonfirmasi mengenai potensi pencalonan Aida S. Budiman sebagai calon Deputi Gubernur Senior BI serta Solikin M. Juhro sebagai calon Deputi Gubernur BI. Prasetyo meminta kepada khalayak publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan oleh pihak DPR.

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah memilih untuk menyerahkan sepenuhnya rangkaian proses pengumuman nama-nama calon pejabat tersebut kepada pihak DPR sesuai dengan mekanisme aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami tunggu dari... biar DPR yang menyampaikan. Saya sudah janji untuk tidak menyampaikan," tandas Prasetyo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index