Syarat dan Simulasi Angsuran KUR BSI 2026 Terbaru untuk Modal UMKM

Minggu, 13 September 2026 | 11:30:02 WIB
Ilustrasi KUR.

JAKARTA - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat mengajukan pinjaman berbasis syariah dengan mudah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS). Fasilitas pembiayaan dari pemerintah ini didistribusikan lewat BSI untuk mendukung permodalan usaha.

Bank syariah ini menyediakan plafon pembiayaan mulai dari Rp10 juta hingga Rp500 juta. Dana tersebut bisa dimanfaatkan pelaku UMKM guna memenuhi kebutuhan modal kerja maupun ekspansi bisnis agar usaha berkembang pesat dengan dukungan pembiayaan yang efisien.

Sesuai prinsip ekonomi Islam, KUR BSI mengusung akad syariah seperti murabahah dan ijarah. Nasabah juga dibebaskan dari biaya provisi, potongan, maupun biaya administrasi.

Tersedia tiga pola angsuran yang ditawarkan. Pertama, pola reguler dengan pembayaran cicilan tiap bulan. Kedua, pola periodik dengan pembayaran per 2 hingga 6 bulan khusus sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Ketiga, pola yarnen (bayar panen) yaitu pelunasan sekali bayar saat jatuh tempo.

Pada 2026, KUR BSI tetap menjadi opsi solusi modal kerja dan investasi ber-margin rendah. Pembiayaan hingga Rp500 juta ini terbagi ke dalam tiga skema utama, yakni KUR Super Mikro, KUR Mikro, serta KUR Kecil.

Berikut rincian tiga jenis KUR BSI:

KUR Super Mikro: Plafon Rp1 juta–Rp10 juta, margin setara 6 persen, tenor maksimal 36 bulan untuk usaha pemula atau skala rumahan.

KUR Mikro: Plafon di atas Rp10 juta–Rp100 juta, margin setara 6 persen, tenor maksimal 36 bulan bagi usaha yang sedang berkembang.

KUR Kecil: Plafon Rp100.000.001–Rp500.000.000, margin setara 6 persen, tenor maksimal 48 bulan untuk UMKM skala menengah tanpa biaya provisi dan administrasi.

Seluruh skema KUR BSI tersebut mengacu pada regulasi yang berlaku sejak 6 April 2022 hingga 31 Agustus 2027, sehingga sangat relevan diajukan sepanjang tahun 2026.

Untuk plafon maksimal Rp500 juta pada kategori KUR Kecil reguler, BSI menetapkan simulasi cicilan per bulan sebagai berikut: tenor 12 bulan sebesar Rp43,03 juta, tenor 24 bulan sebesar Rp22,16 juta, tenor 36 bulan sebesar Rp15,21 juta, dan tenor 48 bulan sebesar Rp11,74 juta.

Sebagai gambaran estimasi pembiayaan lain, pinjaman KUR Mikro Rp50 juta tenor 36 bulan memiliki cicilan sekitar Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta per bulan. Sementara pinjaman KUR Kecil Rp200 juta tenor 48 bulan diperkirakan sekitar Rp4,7 juta hingga Rp5 juta per bulan.

Syarat pengajuan KUR BSI mencakup WNI perorangan yang memiliki usaha produktif aktif minimal 6 bulan, belum pernah menerima pembiayaan modal kerja atau investasi komersial, serta melengkapi dokumen KTP, KK, NPWP, dan Surat Izin Usaha.

Pengajuan KUR BSI dapat dilakukan secara langsung di kantor cabang terdekat atau diproses secara daring melalui portal resmi BSI di salamdigital.bankbsi.co.id dengan mengunggah data diri serta dokumen persyaratan lengkap.

Terkini