Prabowo Bawa Semangat Bandung dan Pepatah Persatuan di KTT BRICS 2026

Minggu, 13 September 2026 | 09:33:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pepatah khas Indonesia untuk menegaskan krusialnya persatuan dalam menghadapi berbagai tantangan global pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026 di Bharat Mandapam, New Delhi, India, Sabtu.

Berdasarkan keterangan BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta, Presiden Prabowo mengusung semangat kebersamaan bangsa-bangsa Global South dalam sesi terbatas yang bertema "Inclusive Global Governance and Strengthening Multilateralism".

"Ada pepatah lama di Indonesia, 'Bersatu kita teguh, terpecah kita runtuh'," ujar Presiden Prabowo di hadapan para pemimpin BRICS.

Bagi Presiden Prabowo, pameleo tersebut bukan hanya sekadar kalimat tentang kebersamaan. Pesan itu merefleksikan nilai yang sejak puluhan tahun lalu telah mempersatukan negara-negara kawasan Asia dan Afrika dalam perjuangan untuk berdiri sejajar, menentukan nasibnya sendiri, serta memperjuangkan aspirasi bersama.

"Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global Selatan, negara-negara dari Asia dan Afrika, beberapa dekade lalu di Bandung," lanjut Presiden.

Spirit Bandung tersebut, menurut Prabowo, masih sangat krusial di tengah dinamika tatanan dunia masa kini. Negara-negara Global South yang memiliki riwayat sejarah dalam melepaskan diri dari imperialisme dan kolonialisme saat ini hadir bersama sebagai bangsa-bangsa yang setara.

"Kami di Global South kini merasa suara kami didengar. Negara-negara yang baru saja meraih kemerdekaan, yang telah melawan imperialisme dan kolonialisme, kini bersatu sebagai negara yang setara," katanya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kebersamaan memberikan dorongan kekuatan lebih besar bagi negara-negara Global South dalam menyuarakan aspirasi mereka.

Dengan berdiri berdampingan, kata Prabowo, gema suara mereka mampu menjangkau lebih luas sekaligus memperkokoh kemampuan dalam melindungi serta memperjuangkan kepentingan tiap-tiap negara.

"Kami memahami bahwa dengan bersatu, suara kami akan lebih terdengar. Kepentingan kami dapat lebih terlindungi dan dimajukan. Pelajaran ini tetap sangat penting," tegas Presiden.

Aspirasi Presiden Prabowo dalam KTT BRICS menegaskan bahwa spirit Bandung bukan sebatas peninggalan sejarah, melainkan daya dorong yang tetap aktif untuk menjawab berbagai tantangan zaman sekarang.

Lewat ikatan persatuan, negara-negara Global South dapat berdiri kian tangguh, merawat kemandirian, serta berkolaborasi memperjuangkan tatanan dunia yang lebih adil, seimbang, dan inklusif.

Terkini