JSMR Siap Bagikan Dividen dan Pertahankan Stabilitas Pertumbuhan

Rabu, 09 September 2026 | 00:44:31 WIB
Kendaraan melintasi logo Jasa Marga di ruas jalan tol.

JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) memiliki komitmen kuat untuk mempertahankan konsistensi pembagian dividen kepada pemegang saham di tengah pelaksanaan pengerjaan berbagai proyek infrastruktur jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menerangkan bahwa perseroan mengusung karakteristik bisnis defensif dengan masa konsesi jangka panjang, sehingga fokus utamanya tertuju pada penciptaan nilai yang berkelanjutan.

Langkah ini diambil demi memberikan tingkat pengembalian investasi yang optimal sekaligus menjawab ekspektasi para pemegang saham.

“Kami memastikan bahwa perseroan memahami tentang pentingnya konsistensi pembayaran dividen kepada pemegang saham yang kami serahkan dalam dividend payout ratio atau DPR yang stabil dan sesuai dengan ekspektasi,” ujar Rivan dalam Public Expose Live 2026, Rabu (9/9/2026).

Rivan mengungkapkan komitmen tersebut tecermin dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk tahun buku 2025, yang mana perseroan menyetujui pembagian dividen senilai Rp1,1 triliun atau setara 31 persen dari total laba bersih.

Ke depannya, emiten jalan tol BUMN bersandi saham JSMR ini akan senantiasa menjaga keseimbangan antara pengembalian investasi bagi pemegang saham dan kebutuhan permodalan internal untuk ekspansi.

“Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga bahwa stabilitas pembagian dividen ini secara nominal dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan, lalu ada kebutuhan investasi, dan keberlanjutan bisnis perseroan,” tutur Rivan.

Mengenai performa keuangan per semester I/2026, JSMR membukukan pertumbuhan pendapatan usaha di luar konstruksi sebesar 7,6 persen secara tahunan.

EBITDA perseroan juga tumbuh 8,1 persen secara tahunan dengan margin EBITDA yang konsisten terjaga di level 67,8 persen.

Beriringan dengan kinerja operasional yang solid, tingkat kesehatan finansial perusahaan tetap stabil. Hal ini dibuktikan dengan gearing ratio yang berada pada posisi 1,23 kali, berada jauh di bawah batas covenant kreditur maksimal 5 kali.

Sementara itu, interest coverage ratio tercatat berada di level 3,9 kali, melampaui batas minimum yang ditentukan sebesar 1,1 kali.

Terkini