Kinerja SMSM Semester I/2026: Ekspor Korea Melonjak, Laba Naik 3,8%

Rabu, 09 September 2026 | 22:51:01 WIB
Filter sakura produksi emiten komponen otomotif PT Selamat Sempurna Tbk.(SMSM) [FOTO: NET].

JAKARTA - Emiten komponen otomotif, PT Selamat Sempurna Tbk. (SMSM) mematok target kontribusi pasar ekspor hingga mencapai 60% dari keseluruhan pendapatan perseroan pada tahun 2026.

Wakil Direktur Utama Selamat Sempurna Ang Andri Pribadi menerangkan bahwa secara historis, kinerja pasar ekspor umumnya menyumbang sekitar 52—55% terhadap total pendapatan perseroan di paruh kedua. Sementara untuk paruh pertama, porsinya berada di kisaran 45—48%.

”Seperti sebelumnya kami berharap dapat mempertahankan pasar ekspor lebih besar daripada Indonesia, kurang lebih di level 60%,” tegasnya dalam Public Expose Live 2026, Rabu (9/9/2026).

Pada sepanjang semester I/2026, realisasi penjualan SMSM di pasar ekspor terkoreksi tipis 0,62% YoY menjadi Rp1,64 triliun dari nilai Rp1,65 triliun pada periode yang sama di tahun 2025. Penurunan ini terutama dipicu oleh melemahnya penjualan ke pasar Australia, Jepang, dan Prancis.

Meski demikian, SMSM mengantongi lonjakan permintaan signifikan dari pasar Korea, yang meroket hingga 6.335,49% YoY menjadi Rp76,60 miliar selama kurun Januari—Juni 2026. Kawasan Korea akan menjadi salah satu sasaran utama yang diintensifkan perseroan ke depan.

Andri memaparkan bahwa lonjakan angka penjualan di Korea didorong oleh hadirnya distributor baru yang menjalin kemitraan dengan SMSM. Distributor tersebut dilaporkan tidak sekadar melayani kawasan Korea, tetapi turut melakukan pengiriman ekspor.

”Karena sampai saat ini juga masih belum terlalu besar [penjualan di Korea]. Jadi kami berharap ke depannya penjualan perseroan di Korea akan tetap atau lebih baik,” tegasnya.

Sepanjang Januari—Juni 2026, SMSM mengantongi penjualan bersih mencapai Rp2,64 triliun atau naik sebesar 3,65% year-on-year (YoY). Di saat bersamaan, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat tumbuh 3,81% YoY menjadi Rp551 miliar.

Di sisi lain, Corporate Secretary Selamat Sempurna Lidiana Widjojo menyampaikan bahwa di tengah dinamika kondisi geopolitik saat ini, pihaknya menetapkan target pertumbuhan secara moderat sebesar 5% YoY pada 2026.

”Dengan memperhatikan kondisi geopolitik saat ini, maka kami lihat targetnya masih akan sangat konservatif, kurang lebih masih di single digit, kurang lebih sekitar 5%,” tegasnya dalam kesempatan serupa.

Terkini