BRI Perkuat Fundamental Bisnis Guna Pertahankan Kinerja Dividen

Selasa, 08 September 2026 | 03:31:01 WIB
Bank BRI.

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memastikan tetap konsisten menjaga nilai bagi para pemegang saham di tengah langkah ekspansi bisnis yang agresif. Pihak perseroan menilai penguatan fundamental serta kecukupan modal menjadi kunci utama dalam mengawal pertumbuhan jangka panjang.

Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi mengutarakan bahwa kebijakan terkait imbal hasil kepada pemegang saham, termasuk dividend payout ratio, bakal terus mempertimbangkan berbagai faktor secara menyeluruh mulai dari kinerja keuangan, kondisi permodalan, kebutuhan pengembangan usaha, hingga dinamika ekonomi.

“BRI senantiasa berkomitmen untuk menciptakan nilai yang optimal dan berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham. Terkait dividend payout ratio, kebijakan dividen Perseroan ditetapkan dengan mempertimbangkan berbagai faktor secara komprehensif,” ujar Achmad, Selasa (8/11/2026).

Sampai kuartal II/2026, BRI mencatatkan perolehan kinerja positif dengan meraup laba bersih konsolidasian mencapai Rp31,2 triliun atau tumbuh 17,5 persen secara tahunan. Capaian itu didorong oleh penyaluran kredit yang tumbuh 16,2 persen yoy serta perbaikan kualitas aset dengan rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang melandai dari 3 persen menjadi 2,9 persen.

Di sektor permodalan, BRI mampu mempertahankan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) di level 21,5 persen, berada di atas target jangka panjang perseroan yang dipatok minimal 20 persen. Kondisi ini memberi keleluasaan bagi BRI untuk melanjutkan ekspansi sekaligus menjaga daya tahan modal.

Achmad menegaskan bahwa penciptaan nilai bagi para pemegang saham tidak sekadar diukur dari besaran dividen maupun capital gain, melainkan juga dari kemampuan perusahaan menggenjot laba, mengokohkan fundamental, menjaga kualitas aset, dan menghadirkan pertumbuhan berkelanjutan.

“Dengan optimalisasi alokasi modal ini, kami berkomitmen untuk menciptakan pertumbuhan laba yang solid, sehingga mampu memberikan hasil dan nilai yang semakin meningkat bagi seluruh pemegang saham,” kata Achmad.

Ke depan, BRI akan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis, tingkat profitabilitas, kualitas aset, dan ketercukupan modal. Perseroan memandang strategi ini sangat krusial agar laju pertumbuhan usaha tetap berjalan optimal tanpa menggerus kapasitas permodalan.

Terkini