Hadapi Musim Kemarau, Stok Beras dan Minyakita Jatim Melimpah

Senin, 07 September 2026 | 20:39:01 WIB
Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog [FOTO: NET].

JAKARTA - Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur menjamin pasokan cadangan pangan di wilayahnya berada dalam kondisi sangat aman untuk mengantisipasi dampak musim kemarau. Saat ini, ketersediaan beras di gudang Bulog Jatim tercatat sebanyak 1,3 juta ton, sedangkan persediaan Minyakita mencapai 3,2 juta liter.

Tebalnya cadangan bahan pokok tersebut dinilai amat mencukupi untuk menjaga stabilitas pasokan maupun harga kebutuhan pokok di seluruh wilayah kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jatim Langgeng Wisnu Adinugroho mengimbau publik agar tetap tenang serta tidak melakukan aksi borong secara berlebihan atau panic buying.

“Ketersediaan stok beras 1,3 juta ton dan Minyakita 3,2 juta liter saat ini yang tersimpan di gudang Bulog Jatim sangat melimpah. Harapannya masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Langgeng di Surabaya, dikutip Senin (7/9/2026).

Ketersediaan pasokan yang melimpah ini menjadi pijakan Bulog Jatim untuk terus menggenjot distribusi ke pasar secara masif. Langgeng menyampaikan pihaknya telah mengalirkan sekitar 700 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 20.000 liter Minyakita lewat jaringan mitra binaan.

Terhitung sejak Maret hingga September 2026, total penyaluran beras SPHP oleh Bulog Jatim telah menembus angka 130.000 ton. Langgeng memaparkan pencapaian tersebut telah melampaui target awal sebesar 98.700 ton, atau terealisasi hingga 130,9%.

“Adapun distribusi Minyakita secara kumulatif juga telah mencapai 18,5 juta liter melalui 4.609 mitra penyerapan melalui mitra-mitra kami yang tersebar di seluruh wilayah di Jawa Timur,” imbuhnya.

Ia menuturkan bahwa melimpahnya stok di tingkat hulu serta masifnya penyaluran terbukti efektif meredam lonjakan harga di tingkat pedagang. Di Pasar Tambakrejo, harga beras medium pantauannya tetap stabil di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp13.500 per kg. Sementara itu, beras SPHP dijual pada kisaran Rp12.000 hingga Rp12.500 per kg, dan Minyakita dilepas maksimal Rp15.700 per liter.

Langgeng menambahkan Bulog Jatim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Tim Satgas Pangan bakal terus memperkokoh stok cadangan pangan nasional melalui pengawasan ketat serta percepatan penyaluran intervensi pasar.

“Kolaborasi dengan pemerintah, aparat, pelaku pasar, jaringan ritel modern, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar pasokan tersedia secara merata, dan masyarakat dapat memperoleh pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau,” ujarnya.

Terkini