Ketahui Cara Mendeteksi Sayur Berformalin Menurut Ahli Toksikologi

Jumat, 04 September 2026 | 03:10:01 WIB
Ilustrasi Sayuran.

JAKARTA — Isu penggunaan bahan pengawet kimia berbahaya kembali menyita perhatian publik usai merebaknya dugaan penggunaan formaldehida atau formalin oleh pedagang sayur di Zhangjiakou, China.

Zat kimia tersebut diduga kuat dicampurkan ke dalam sayur sawi agar tampilannya tetap terlihat segar walau sudah disimpan dalam jangka waktu lama. Sontak kejadian ini memicu gelombang kemarahan masyarakat.

Ahli toksikologi dari RS Memorial Chang Gung Taipei, Yen Tsung-hai, menyebutkan bahwa kekhawatiran akan pengawet pada bahan pangan segar sebenarnya telah berlangsung sejak lama.

Meski demikian, dirinya mengingatkan bahwa produk yang tahan lama tidak selalu mengandung bahan pengawet. Kadar air rendah, kemasan kedap udara, hingga penyimpanan yang tepat juga bisa memperpanjang kesegaran.

"Bahan tambahan makanan tidak boleh digunakan langsung pada sayuran segar seperti sawi dan pakcoy. Penggunaan formaldehida untuk memperpanjang kesegaran adalah ilegal dan berbahaya," tegas Tsung-hai, melansir VN Express.

Secara medis, formaldehida tergolong karsinogen Grup 1. Bila tidak sengaja tertelan, zat ini memicu iritasi saluran cerna, mual, muntah, serta nyeri perut, bahkan meningkatkan risiko kanker nasofaring hingga leukemia.

Pada kadar tinggi, formalin mengeluarkan bau menyengat yang khas. Namun pada konsentrasi rendah, keberadaannya amat sulit terdeteksi secara kasat mata maupun aroma.

Cara Mendeteksi Sayuran Berformalin

Guna menekan risiko paparan, Tsung-hai membagikan beberapa tips praktis saat membeli bahan pangan segar:

Cium Aroma Konsumen disarankan mencium baunya. Sayuran segar alami umumnya beraroma lembut, sedangkan bau yang menyengat patut dicurigai mengandung zat kimia.

Periksa Bekas Potongan "Periksa juga permukaan potongan. Sayuran potongan dipotong secara alami cenderung mengalami oksidasi dan menjadi sedikit lebih menguning seiring waktu," ujar Tsung-hai.

Sebaliknya, potongan yang tampak terlalu putih bersih dan halus tanpa bekas penuaan alami perlu diwaspadai sebelum dibeli.

Cek Tekstur Bagian Dalam Waspadai pula produk yang tampak segar sempurna dari luar, tetapi tekstur bagian dalamnya sudah melunak, lembek, atau membusuk.

Cara Aman Mengolah Sayuran

Selain selektif saat membeli, langkah pengolahan di rumah juga memegang peranan penting:

Cuci Bersih Pisahkan tiap lembar daun lalu bilas satu per satu menggunakan air mengalir guna meluruhkan kotoran yang menempel.

Rendam Sayuran Mengingat sebagian bahan pengawet bersifat larut air, rendamlah sayuran selama kurang lebih 40 menit sebelum dimasak.

Masak dengan Panci Terbuka Saat mendidihkan sayur, biarkan wadah memasak tetap terbuka agar zat kimia terlarut dapat menguap ke udara.

Tsung-hai mengimbau kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, serta penderita gangguan hati agar ekstra hati-hati, sebab tidak ada penawar khusus untuk mengatasi paparan formalin di dalam tubuh.

Terkini