Milei Ancaman Sanksi bagi Perusahaan Minyak di sekitar Kepulauan Falklands

Jumat, 04 September 2026 | 10:12:00 WIB

ENERGINEWS.ID — Dalam pidato nasional, Milei menyatakan "angin perubahan" mendukung klaim Argentina atas kepulauan tersebut. Ia merasa terpacu oleh sinyal bahwa Amerika Serikat mungkin mempertimbangkan kembali sikap netralnya dalam isu ini.

Milei menunjuk ladang minyak Sea Lion sebagai "bahaya nyata dan jelas". Ladang itu akan memulai eksplorasi oleh dua perusahaan, satu dari Inggris dan satu dari Israel.

Klaim Kedaulatan yang Abadi

Lebih dari 40 tahun setelah perang atas wilayah itu, kedaulatan kepulauan di barat daya Samudra Atlantik masih disengketakan panas oleh Inggris dan Argentina. Milei mengumumkan rencana sanksinya di istana kepresidenan, dikelilingi kabinetnya.

Ia menegaskan kembali bahwa Kepulauan Falklands "secara historis dan legal" adalah milik Argentina. Inti rencananya adalah mengajukan rancangan undang-undang ke parlemen untuk menjatuhkan sanksi kepada perusahaan energi yang berencana memulai eksplorasi minyak di lepas pantai Falklands.

Ladang Minyak Sea Lion

Ladang Minyak Sea Lion, sekitar 130 mil dari kepulauan, diperkirakan mengandung 1,7 miliar barel minyak. Dua perusahaan yang terlibat adalah Rockhopper Exploration dari Inggris dan perusahaan Israel.

BBC News sedang mencari tanggapan dari pemerintah Inggris atas pernyataan Milei. Pemerintah Inggris pekan ini menegaskan bahwa penduduk Falklands "adalah warga Inggris dengan hak untuk menentukan masa depan mereka sendiri".

Terkini