Daftar Saham Top Gainers IDXHIDIV20 Agustus 2026: TAPG Memimpin

Rabu, 02 September 2026 | 22:57:02 WIB
Investor mencari informasi harga saham melalui salah satu platform [FOTO: NET].

JAKARTA — Sejumlah saham konstituen indeks IDX High Dividend 20 (IDXHIDIV20) membukukan penguatan harga sepanjang masa perdagangan Agustus 2026. Saham PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG), PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA), hingga PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) tampil sebagai tiga emiten dengan kenaikan tertinggi.

Berdasarkan pencatatan Bursa Efek Indonesia (BEI), TAPG menjadi saham dengan penguatan harga paling tinggi di antara penghuni IDXHIDIV20 selama Agustus 2026. Nilai saham TAPG melonjak 19,43%, merambat naik dari posisi Rp1.750 pada penutupan Juli menjadi Rp2.090 per saham pada 31 Agustus 2026. Nilai kapitalisasi pasar TAPG pada penutupan periode tersebut mencapai kisaran Rp34,74 triliun.

Urutan kedua ditempati oleh ERAA yang menguat 17,62%, bergerak dari level Rp420 menuju Rp494 per saham. Kapitalisasi pasar ERAA tercatat di angka kisaran Rp6,70 triliun.

Selanjutnya, ADRO berada di posisi ketiga melalui peningkatan sebesar 15,45%. Harga saham ADRO merangkak naik dari Rp2.460 ke posisi Rp2.840 per saham. Nilai kapitalisasi pasar ADRO menyentuh kisaran Rp70,85 triliun.

Saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) menduduki urutan keempat usai mencatatkan kenaikan 10,34%, dari level Rp2.320 menuju Rp2.560 per saham. Nilai kapitalisasi pasar PTBA berada di kisaran Rp26,73 triliun.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) melengkapi jajaran lima besar melalui penguatan 9,35%, dari Rp3.530 ke level Rp3.860 per saham. Nilai kapitalisasi pasar BBNI pun mencapai kisaran Rp130,34 triliun.

Saham IDXHIDIV20 yang Mengalami Koreksi

Di sisi lain, tidak seluruh emiten penghuni IDXHIDIV20 mencatatkan kenaikan harga sepanjang Agustus 2026. PT Astra International Tbk. (ASII) menjadi salah satu emiten dengan performa paling lemah usai terkoreksi 5,88%, dari posisi Rp5.100 menjadi Rp4.800 per saham pada penutupan Agustus 2026.

Selain ASII, saham PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) turut tergerus 3,85%. Penurunan harga pada rentang waktu yang sama juga dialami oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM).

5 Saham Paling Cuan di IDXHIDIV20 Agustus 2026: IHSG Agustus 2026 Menguat

Laju positif sejumlah saham IDXHIDIV20 berlangsung beriringan dengan penguatan IHSG sepanjang Agustus 2026. IHSG terangkat 4,64% atau bertambah 289,35 poin, bergerak dari level 6.236,126 pada 31 Juli menuju 6.525,478 pada 31 Agustus 2026.

Mengacu pada laporan IDX Weekly Report, IHSG mengawali Agustus dengan kenaikan 2,78% pada periode 3–7 Agustus 2026. Usai terkoreksi tipis 0,12% pada pekan kedua, indeks kembali melaju 1,93% pada rentang 18–21 Agustus 2026. Pada kurun waktu tersebut, kapitalisasi pasar BEI tercatat menembus kisaran Rp11.449 triliun.

Tren penguatan sempat terhenti pada periode 24–28 Agustus ketika IHSG menyusut 0,12% dan rata-rata volume transaksi harian turun 28,33% ke angka 36,05 miliar saham. IHSG kemudian kembali menguat 0,11% pada perdagangan 31 Agustus 2026 dan mengakhiri sesi di level 6.525,478. Nilai kapitalisasi pasar BEI di akhir Agustus menyentuh kisaran Rp11.424 triliun.

Apa Itu IDXHIDIV20?

IDX High Dividend 20 atau IDXHIDIV20 merupakan indeks yang mengukur kinerja 20 emiten di Bursa Efek Indonesia yang memiliki rekam jejak dividend yield historis tinggi serta memenuhi kriteria likuiditas transaksi tertentu.

Indeks ini kerap difungsikan sebagai salah satu acuan bagi pemodal yang memburu saham dengan riwayat pembagian dividen konsisten sekaligus mencermati dinamika pergerakan harga sahamnya.

Dengan begitu, pemilihan emiten ke dalam IDXHIDIV20 tidak semata-mata didasari atas apresiasi harga, melainkan turut mempertimbangkan profil dividen dan keaktifan perdagangan sahamnya.

Susunan emiten IDXHIDIV20 dapat mengalami perubahan selaras dengan jadwal evaluasi berkala yang digelar BEI. Oleh karena itu, komposisi konstituen saham di dalam indeks dapat bergeser dari satu periode evaluasi ke periode berikutnya.

Pergerakan indeks IDXHIDIV20 juga tidak selalu searah dengan pergerakan IHSG. Saham-saham yang terdaftar di dalamnya dapat terangkat atau tertekan bergantung pada performa emiten, prospek kelangsungan bisnis, arah kebijakan dividen, kondisi sektor industri, hingga dinamika sentimen pasar secara keseluruhan.

Terkini