KRAS Perkuat Bisnis Air Lewat Operasional WTP Krenceng II di Cilegon

Selasa, 01 September 2026 | 03:07:31 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.

JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) memperkuat ekspansi bisnis air melalui anak usahanya, PT Krakatau Tirta Industri (KTI), dengan mengoperasikan New Water Treatment Plant (WTP) Krenceng II serta fasilitas Command Center.

Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan mengungkapkan bahwa pengoperasian New WTP Krenceng II diproyeksikan bakal memperkokoh keandalan KTI dalam memasok kebutuhan air bersih bagi industri maupun warga di Cilegon dan sekitarnya.

“New WTP Krenceng II diharapkan dapat memperkuat kemampuan KTI dalam menyediakan suplai air yang andal untuk mendukung kebutuhan industri dan masyarakat di Cilegon dan sekitarnya. Sinergi Krakatau Steel Group dapat menghasilkan proyek yang memberikan manfaat langsung bagi penguatan operasional dan bisnis,” ujar Akbar dalam keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).

Peresmian kedua fasilitas pendukung tersebut telah dilangsungkan pada 29 Agustus 2026.

Pembangunan New WTP Krenceng II dan Command Center menjadi bagian dari strategi transformasi KTI dalam memperkokoh infrastruktur, memacu efisiensi, serta mengoptimalkan pengambilan keputusan berbasis data.

Sistem New WTP Krenceng II dirancang memiliki kapasitas pengolahan air hingga 600 liter per detik (lps).

Fasilitas ini difungsikan guna menjamin kepastian pasokan air bagi kawasan industri serta pemukiman masyarakat di wilayah Cilegon dan sekitarnya.

Dalam proses konstruksinya, KTI mengaplikasikan produk hilirisasi baja milik Krakatau Steel dengan volume mencapai 1.750 ton.

Penggunaan material baja domestik ini sejalan dengan agenda penguatan hilirisasi industri baja nasional sekaligus peningkatan pemanfaatan produk dalam negeri.

Sementara itu, Command Center difungsikan sebagai pusat data, pemantauan, serta kendali operasional KTI yang menyajikan data secara real time dari seluruh fasilitas perusahaan.

Cakupan integrasi data tersebut meliputi Rumah Pompa Cipasauran, WTP Cidanau, WTP Krenceng, hingga Plant DDW Sumbawa.

Kehadiran Command Center ditujukan untuk memperluas jangkauan pemantauan operasional, mempercepat respons kejadian di lapangan, serta mempertajam ketepatan pengambilan keputusan.

Inisiatif ini juga menjadi fondasi penting dalam transformasi digital Krakatau Steel Group guna mendorong efisiensi dan keunggulan operasional.

Direktur Utama KTI Dendin Hermawan mengutarakan harapannya agar kedua fasilitas baru ini dapat memperkuat daya saing serta infrastruktur pendukung industri nasional.

“Kami berharap kehadiran New WTP Krenceng II dan Command Center ini dapat memperkuat infrastruktur supporting system industri tanah air serta memperkuat daya saing, baik secara nasional, regional, maupun global. Kedua fasilitas ini juga diharapkan mendukung arah pengembangan KTI ke depan,” ujar Dendin.

Ke depan, KTI diproyeksikan terus memantapkan perannya sebagai strategic enabler bagi Krakatau Steel Group, tidak sekadar penyedia air, melainkan elemen kunci ekosistem industri yang menopang keandalan, keberlanjutan, serta pertumbuhan bisnis grup.

Terkini