Harga Pangan Nasional Melonjak Cabai dan Bawang Naik Tajam Hari Ini

Senin, 31 Agustus 2026 | 22:22:23 WIB
Ilustrasi Pedangang Cabai Rawit dipasar.

JAKARTA - Banderol kebutuhan pangan nasional di pasar tradisional dilaporkan mengalami kenaikan pada sebagian besar komoditas per Senin (31/8/2026). Lonjakan tersebut terdeteksi pada komoditas beras, bumbu dapur, cabai, sumber protein hewani, gula, sampai minyak goreng kemasan.

Mengutip laporan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, patokan harga bawang merah ukuran sedang merangkak naik 54,64 persen menjadi Rp60.000 per kilogram. Di samping itu, komoditas bawang putih ukuran sedang ikut naik 50 persen menembus Rp60.000 per kilogram.

Pada sektor komoditas beras, seluruh kualifikasi mengalami penyesuaian naik. Beras kualitas bawah I terangkat 14,48 persen ke posisi Rp17.000 per kilogram, adapun beras kualitas bawah II melonjak 16,04 persen menjadi Rp17.000 per kilogram.

Selanjutnya, harga beras kualitas medium I naik 15,15 persen menjadi Rp19.000 per kilogram dan beras kualitas medium II menguat 7,36 persen di level Rp17.500 per kilogram. Untuk kualifikasi beras super I terangkat 9,55 persen menjadi Rp19.500 per kilogram, lalu beras super II naik 7,25 persen ke angka Rp18.500 per kilogram.

Kenaikan paling tajam melanda kelompok komoditas cabai. Harga cabai merah besar terangkat 1,83 persen menjadi Rp50.000 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting melonjak drastis hingga 113,18 persen menjadi Rp110.000 per kilogram.

Banderol cabai rawit merah turut terkatas 38,6 persen menembus Rp100.000 per kilogram. Sebaliknya, pasokan cabai rawit hijau mencatatkan penurunan sebesar 13,57 persen ke posisi Rp50.000 per kilogram.

Pada kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar merangkak 18,34 persen ke angka Rp50.000 per kilogram. Banderol daging sapi kualitas I melonjak 31,84 persen menjadi Rp200.000 per kilogram, serta daging sapi kualitas II naik 40,2 persen di level Rp200.000 per kilogram. Adapun telur ayam ras segar naik 28,21 persen menjadi Rp37.500 per kilogram.

Untuk produk pemanis, harga gula pasir kualifikasi premium terangkat 23,15 persen menjadi Rp25.000 per kilogram. Di sisi lain, varian gula pasir lokal merangkak naik 5,26 persen menjadi Rp20.000 per kilogram.

Pada lini minyak goreng, komoditas minyak goreng curah landai 2,2 persen ke angka Rp20.000 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I melambung 31,69 persen menjadi Rp32.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek II naik 6,61 persen ke posisi Rp25.000 per kilogram.

Secara keseluruhan, dinamika harga pangan hari ini menunjukkan lonjakan signifikan pada mayoritas bahan pokok. Lonjakan tertinggi tercatat pada cabai merah keriting sebesar 113,18 persen ke harga Rp110.000 per kilogram, disusul bawang merah 54,64 persen serta bawang putih 50 persen. Daging sapi kualitas II juga melambung 40,2 persen menjadi Rp200.000 per kilogram, sementara cabai rawit hijau turun 13,57 persen dan minyak goreng curah turun 2,2 persen.

Terkini