Cabai Naik 37 Persen Tembus Rp71 Ribu per Kg pada 31 Agustus 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20:06 WIB
Ilustrasi Pasar Tradisional.

JAKARTA - Banderol sejumlah bahan pangan utama dilaporkan melonjak pada sesi perdagangan Senin (31/8/2026). Lonjakan paling mencolok terdeteksi pada komoditas cabai merah keriting yang meroket hingga 37,79 persen menjadi Rp71.100 per kilogram (kg).

Mengutip data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) yang dipantau pada Senin (31/8/2026) pukul 09:20 WIB, tren kenaikan turut melanda cabai merah besar yang menguat 26,68 persen ke level Rp62.200/kg. Banderol cabai rawit merah ikut terangkat 20,93 persen menembus Rp87.250/kg, sedangkan cabai rawit hijau justru mengalami koreksi turun 17,46 persen menjadi Rp47.750/kg.

Penguatan harga juga menimpa sektor bumbu dapur. Bawang merah ukuran sedang melambung 29,77 persen menjadi Rp50.350/kg, lalu bawang putih ukuran sedang merangkak naik 17,5 persen di angka Rp47.000/kg.

Pada komoditas beras, seluruh kualifikasi produk yang terdata dalam sistem PIHPS mengalami penyesuaian naik. Beras kualitas bawah I terangkat 8,08 persen ke Rp16.050/kg, adapun beras kualitas bawah II menguat 7,85 persen menjadi Rp15.800/kg.

Tarif beras kualitas medium I terhitung naik 6,67 persen menjadi Rp17.600/kg. Kualifikasi beras medium II ikut merangkak 6,44 persen ke angka Rp17.350/kg. Selanjutnya, beras kualifikasi super I menanjak 3,37 persen menjadi Rp18.400/kg dan beras kualifikasi super II terkatas 5,51 persen ke Rp18.200/kg.

Eskalasi harga berlanjut pada komoditas pemanis dan minyak goreng. Gula pasir kualitas premium merangkak 10,34 persen menjadi Rp22.400/kg, serta gula pasir lokal naik 8,16 persen ke level Rp20.550/kg.

Minyak goreng jenis curah terangkat 3,91 persen menjadi Rp21.250/kg. Varian minyak goreng kemasan bermerek I naik 10,49 persen di harga Rp26.850/kg, serta minyak goreng kemasan bermerek II menguat 6,18 persen menjadi Rp24.900/kg.

Di sisi lain, pergerakan nilai jual komoditas sumber protein hewani menunjukkan variasi. Banderol telur ayam ras segar melambung 7,52 persen menjadi Rp31.450/kg.

Untuk daging sapi kualifikasi II juga naik 4,31 persen menjadi Rp148.800/kg. Sebaliknya, daging sapi kualifikasi I mengalami landai tipis 0,4 persen menjadi Rp151.100/kg. Penurunan yang cukup dalam dialami daging ayam ras segar, yakni susut 8,28 persen ke posisi Rp38.750/kg.

Melalui dinamika pergerakan ini, cabai merah keriting memimpin sebagai komoditas dengan tingkat lonjakan tertinggi dalam pantauan PIHPS, sementara cabai rawit hijau mengalami penurunan harga paling signifikan.

Terkini