Menhut Tutup Akses Pendakian 9 Taman Nasional Akibat Risiko Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27:02 WIB
Suasana api membakar kawasan hutan di lereng Gunung Semeru, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Lumajang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni resmi mengumumkan penutupan sementara aktivitas wisata pendakian di sembilan kawasan taman nasional yang berisiko tinggi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin, Menhut Raja Juli Antoni menegaskan langkah ini diambil demi menekan potensi bahaya keselamatan serta memfokuskan sumber daya pemadaman karhutla di enam provinsi prioritas.

"Secara resmi akan ada surat edaran dari Dirjen KSDAE (Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem), tapi saya bisa umumkan sementara ada penutupan sementara terhadap 9 taman nasional,” kata Menhut Raja Antoni.

Seusai menghadiri Rakor Penanganan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, pada hari ini, Menhut Raja Antoni menerangkan bahwa insiden kebakaran di beberapa taman nasional kian menyulitkan proses pemadaman karhutla.

Armada helikopter water bombing yang harusnya difokuskan untuk enam provinsi prioritas terpaksa dialihkan guna memadamkan kobaran api di kawasan taman nasional yang terbakar.

"Mengingat beberapa taman nasional kami juga terjadi kebakaran dan ini sangat menyulitkan kami untuk melakukan pemadaman, beberapa heli water bombing yang mestinya bisa dipergunakan, dimaksimumkan di enam provinsi prioritas, tapi karena ada kebakaran yang luar biasa di beberapa taman nasional akhirnya heli ini juga di-deploy ke taman-taman nasional tersebut," ujar Menhut.

Ia mengungkapkan keputusan penutupan sementara tersebut bukan bermaksud mengekang minat para pendaki. Namun, kebijakan ini murni demi menjaga keselamatan bersama serta melancarkan upaya penanganan karhutla.

“Ini sekali lagi maksudnya adalah bukan kami membatasi keinginan para pendaki untuk menaiki taman nasional kami, tapi karena risiko yang sangat tinggi seperti yang terjadi terakhir di Bromo Tengger dan Semeru yang akhirnya mengakibatkan ada 170-an pendaki yang terjebak,” kata Menhut Raja Juli.

Selain penutupan penuh, pengawasan ekstra ketat dan pembatasan zonasi aman diberlakukan untuk aktivitas pendakian di Taman Nasional (TN) Gunung Rinjani, TN Gunung Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro), serta TN Gunung Halimun Salak.

Adapun sembilan taman nasional yang ditutup sementara mencakup pendakian Gunung Semeru di TN Bromo Tengger Semeru, TN Kerinci Seblat, TN Gunung Ciremai, TN Tambora, TN Manusela, TN Bukit Baka Bukit Raya, TN Gunung Gede Pangrango, TN Gunung Leuser, hingga TN Lorentz untuk jalur Ilaga, Tsinga, Sugapa, dan Ugimba.

Sementara itu, lokasi wisata pendakian yang masih beroperasi secara terbatas meliputi TN Gunung Rinjani, TN Gunung Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro), dan TN Gunung Halimun Salak.

Terkini