Menhan Sjafrie Ajak Masyarakat dan Pengusaha Bantu Penanganan Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:10:34 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto saat konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (31/8/2026).

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengimbau seluruh lapisan masyarakat hingga pengusaha untuk berpartisipasi dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah daerah di tanah air.

Ia menegaskan bahwa seluruh pihak wajib saling bergotong royong menangani bencana karhutla, termasuk memobilisasi berbagai sarana yang ada. Oleh sebab itu, penyelesaian bencana ini sangat bergantung pada keterlibatan banyak pihak.

"Tadi saya sudah kasih tahu, itu pengusaha-pengusaha yang punya alat berat, helikopter water bombing, beri bantuan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) ya," kata Sjafrie usai rapat dengan Komisi I DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Senin.

Di samping itu, ia menyebutkan bahwa alokasi anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) difokuskan pada dua sasaran utama, yakni sasaran program dan sasaran dinamis. Penanganan bencana alam seperti karhutla serta gempa bumi tergolong ke dalam contoh sasaran dinamis.

"Ini juga akan kami memperoleh bantuan dari negara kepada anggaran pertahanan untuk kami akselerasi bantuan yang bisa kami berikan dalam mengatasi bencana gempa bumi dan bencana kebakaran hutan ini," kata Sjafrie.

Sebelumnya, ratusan prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Karhutla telah tiba di Base Ops Lanud Dhomber, Balikpapan, Kalimantan Timur. Kedatangan mereka bertujuan untuk memperketat pengamanan di area rawan karhutla.

Pasukan gabungan dari Tim Penyuluhan Karhutla serta Tim Alpha Karhutla tersebut tiba dengan memanfaatkan pesawat C-130H Hercules milik TNI Angkatan Udara.

"Kami ingin pencegahan dilakukan sejak awal. Personel yang datang tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar karhutla tidak terjadi," kata Kepala Staf Kodam (Kasdam) VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan usai menyambut pasukan tersebut di Balikpapan, Sabtu (29/8).

Terkini