Langkah Transformasi Sektor Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 05:01:31 WIB
Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman.

JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memastikan 10.000 lebih pelari bakal ikut memeriahkan ajang perlombaan Merdeka Run 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Sabtu (29/8).

Kepastian ini menegaskan tingginya minat masyarakat dalam menyambut kegiatan olahraga berskala besar tersebut.

"Besok akan ada 10.000 lebih pelari, saya boleh bilang 10.000 lebih peserta yang akan mengikuti gelaran Merdeka Run 2026 ini," kata Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora Teuku Arlan Perkasa Lukman di Jakarta, Jumat.

Ajang Merdeka Run 2026 dijadwalkan bakal dimulai sejak pukul 05.00 WIB. Seluruh peserta akan berlari menempuh jarak sejauh 8 kilometer dengan titik mula di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Arlan memaparkan bahwa agenda ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari warga. Terbukti pada hari pertama pengambilan perlengkapan lari, jumlah pelari yang mengambil atribut sudah menembus angka 50 persen.

Dirinya menjabarkan pelbagai sarana penunjang ajang lari ini pun telah dirancang dengan matang, salah satunya race village bernama Kampung Merdeka yang menyediakan fasilitas musala untuk pelari yang hendak beribadah.

Di samping itu, arus lalu lintas di sepanjang rute perlintasan seperti area Monumen Nasional (Monas), Jalan MH Thamrin, Bundaran HI, hingga Jalan Sudirman dipastikan siap steril sejak pukul 02.00 WIB dini hari menjelang perlombaan.

"Nanti persiapan start-nya sendiri akan dimulai dengan berbagai macam prosesi, mulai dari drone show dilanjutkan dengan berbagai atraksi, dan ada flypast dari pesawat," katanya.

Arlan menerangkan, perlombaan ini tidak cuma diramaikan oleh peserta dari kalangan umum, melainkan juga melibatkan kelompok disabilitas hingga atlet lari tingkat nasional Odekta Elvina Naibaho.

Keseluruhan susunan acara lari ini diproyeksikan tuntas sekitar pukul 08.00 WIB agar akses jalan raya dapat segera dibuka kembali untuk mobilitas warga.

Lebih jauh, Arlan menambahkan bahwa dampak positif dari sektor wisata olahraga sudah mulai terlihat seiring datangnya para pelari yang berasal dari luar kawasan Jakarta.

Pada saat yang sama, pihak Kemenpora terus melakukan pemantauan terhadap tingkat keterisian kamar hotel di sekitar tempat acara berlangsung.

"Nanti akan kami pantau dan kami laporkan bagaimana pergerakan ekonomi yang akan terjadi dari event yang diselenggarakan oleh Negara besok," katanya.

Terkini