JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal melanjutkan tren penguatan pada sesi perdagangan Jumat (28/8/2026). Sejumlah saham masuk dalam radar rekomendasi analis, di antaranya PT Darma Henwa Tbk. (DEWA), PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP), dan PT Petrosea Tbk. (PTRO).
Tim Analis MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih menyimpan ruang penguatan setelah berhasil mendarat di posisi 6.521,75 pada Kamis (27/8/2026). Kenaikan sebesar 1,81 persen tersebut diiringi peningkatan volume aksi beli dan posisi IHSG yang konsisten bertahan di atas MA20.
MNC Sekuritas mencatat indeks saat ini berada pada bagian wave iv dari wave (c). Potensi koreksi diperkirakan bergerak pada rentang 6.290 sampai 6.394, sedangkan jika laju penguatan berlanjut, indeks berpeluang menguji kisaran 6.666.
Adapun batas support IHSG diperkirakan berada pada rentang 6.373 serta 6.272, sementara titik resistance berada pada area 6.599 hingga 6.705. Untuk perdagangan Jumat (28/8/2026), MNC Sekuritas merekomendasikan saham DEWA, ENRG, ICBP, dan PTRO.
Dari sudut pandang sentimen, Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai penguatan IHSG tidak terlepas dari meredanya ketidakpastian politik setelah gelombang demonstrasi berakhir secara damai.
Pada perdagangan Kamis (27/8/2026), IHSG melesat 116,06 poin atau 1,81 persen menuju 6.521,75. Padahal, sehari sebelumnya indeks sempat terkoreksi 1,48 persen dan dibuka melemah hingga kisaran level 6.390 sebelum akhirnya berbalik menguat.
Menurut Liza, terdapat beberapa pendorong utama reli IHSG. Salah satunya adalah berakhirnya aksi demonstrasi secara damai sehingga menekan premi risiko politik yang sebelumnya dihitung oleh pemodal.
“Market sebenarnya tidak membutuhkan semua masalah politik selesai pada hari itu juga. Yang dibutuhkan adalah kepastian bahwa situasi tidak semakin memburuk, ada ruang dialog, dan ada exit mechanism yang bisa diterima kedua pihak,” ujar Liza dalam risetnya, Kamis (27/8/2026).
Aksi Aliansi Masyarakat Peduli Bangsa (AMPB) rampung setelah pimpinan DPR menyerahkan komitmen tertulis untuk menuntaskan RUU Perampasan Aset paling lambat pada 15 Desember 2026. Berkas tersebut ditandatangani Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di hadapan perwakilan AMPB.
Liza menilai keberadaan dokumen tertulis beserta batas waktu memberikan kepastian yang lebih nyata dibandingkan pernyataan lisan. Hal tersebut efektif meredam potensi perkembangan aksi menuju bentrokan fisik.
Kendati demikian, kondisi ini belum sepenuhnya meniadakan risiko pasar. Komitmen DPR tersebut justru bakal diuji ketika tenggat 15 Desember 2026 tiba dan realisasi penuntasan RUU Perampasan Aset wajib dibuktikan.
Di sisi lain, Kiwoom Sekuritas belum melihat penguatan IHSG sebagai tanda bahwa investor asing kembali agresif masuk ke pasar modal domestik. Saat IHSG melemah 1,48 persen dan 599 saham memerah pada hari sebelumnya, investor asing di pasar reguler hanya mencatatkan net sell sekitar Rp201,1 miliar.
Liza mengungkapkan angka net sell tersebut tergolong relatif kecil jika dibandingkan dengan besarnya penurunan indeks. Tekanan perdagangan sebelumnya lebih mencerminkan perpaduan aksi risk-off investor domestik, profit taking, serta kekhawatiran terhadap potensi eskalasi demonstrasi.
“Begitu worst-case scenario hari ini ternyata tidak terjadi, ruang untuk technical rebound, bargain hunting, dan repositioning otomatis terbuka cukup besar,” katanya.
Namun, pola transaksi investor asing masih mencerminkan sikap hati-hati. Hingga penutupan sesi I, saat IHSG sudah terangkat sekitar 0,70 persen, investor asing masih membukukan aksi jual bersih.
Kondisi tersebut menunjukkan investor domestik bertindak lebih responsif terhadap meredanya tensi politik, sedangkan investor asing memilih bersikap menanti perkembangan lebih lanjut.
Pada pembukaan sesi perdagangan pukul 09.01 WIB, IHSG dibuka menguat 0,27 persen atau 17,43 poin menuju level 6.539,18 dengan pergerakan di rentang 6.533 hingga 6.543.
Memasuki penutupan sesi I pukul 12.19 WIB, indeks konsisten menguat 0,42 persen atau 27,10 poin ke level 6.548,85 pada rentang pergerakan 6.518 hingga 6.566.