Harga Pangan Terbaru Cabai Rawit Merah Tembus Rp52.750 per Kilogram

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:41:02 WIB
Cabai Rawit Merah.

JAKARTA - Pergerakan harga pangan nasional pada tingkat pedagang eceran masih mencatatkan level yang memerlukan perhatian publik. Merujuk pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia, komoditas cabai rawit merah menyentuh angka Rp52.750 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras berada pada harga Rp22.650 per kg.

Data resmi PIHPS tersebut dipublikasikan di Jakarta pada Kamis pukul 08.30 WIB. Selain komoditas tersebut, pantauan harga nasional turut mencakup kebutuhan pokok lain seperti beras, bumbu dapur, daging, gula pasir, hingga minyak goreng.

Rincian harga beras berdasarkan tingkat kualitas mencatat beras kualitas bawah I berada di Rp14.550 per kg dan beras kualitas bawah II seharga Rp13.500 per kg. Untuk kelas medium, beras kualitas medium I dijual Rp15.950 per kg serta beras kualitas medium II seharga Rp15.250 per kg. Sementara pada kelas super, beras kualitas super I dipasarkan Rp16.550 per kg dan beras kualitas super II sebesar Rp16.150 per kg.

Perbedaan harga beras ini sangat dipengaruhi oleh kelas kualitasnya. Beras kualitas super I mencatatkan nilai tertinggi yaitu Rp16.550 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II berada di posisi paling terjangkau yakni Rp13.500 per kg.

Pada kelompok bumbu dapur, komoditas bawang merah berada di tingkat Rp32.250 per kg, sementara bawang putih dipatok Rp31.000 per kg.

Untuk kategori cabai lainnya, PIHPS mencatat cabai merah besar dijual Rp30.000 per kg, cabai merah keriting Rp37.500 per kg, dan cabai rawit hijau Rp36.500 per kg. Dari seluruh varian cabai, jenis cabai rawit merah menduduki harga tertinggi mencapai Rp52.750 per kg.

Sektor komoditas peternakan juga menunjukkan pergerakan harga. Daging ayam ras segar tercatat Rp41.650 per kg, sedangkan komoditas daging sapi kualitas I dihargai Rp138.750 per kg dan daging sapi kualitas II sebesar Rp130.000 per kg. Daging sapi kualitas I memimpin harga tertinggi dalam kelompok pasokan daging.

Pada komoditas gula pasir, varian gula pasir kualitas premium berada pada level Rp18.500 per kg, sedangkan gula pasir lokal dijual Rp17.000 per kg. Terlihat ada selisih harga sebesar Rp1.500 per kg antara kualitas premium dan lokal.

Sementara untuk minyak goreng, varian curah ditawarkan seharga Rp21.100 per liter. Untuk produk minyak goreng kemasan bermerek I dipasarkan Rp22.250 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II dijual Rp21.250 per liter, menjadikan kemasan bermerek I sebagai yang tertinggi harganya.

Ketersediaan data harga pangan yang terbuka serta presisi memegang peranan krusial dalam menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan warga. Bagi konsumen, angka rill ini menjadi pedoman utama dalam merancang anggaran belanja rumah tangga agar lebih efisien.

Bagi kalangan pelaku usaha dan petani, kepastian harga pasar menjadi dasar pembuatan strategi penjualan sekaligus mencegah potensi kerugian dari aksi spekulan. Hal ini juga mendorong pemerataan distribusi barang. Dari perspektif kebijakan publik, data berkala ini menjadi alat pendeteksi dini ancaman inflasi bagi pemerintah untuk menentukan tindakan intervensi pasar yang tepat.

Langkah intervensi tersebut dapat direalisasikan lewat operasi pasar murah, penyetaraan pasokan antardaerah, hingga pembenahan jalur logistik. Pemantauan yang konsisten akan menjaga ketahanan pangan nasional serta mengamankan daya beli masyarakat.

Terkini