Alasan Samsung Galaxy Z Fold 8 Banyak Disukai Perempuan Muda Korea

Selasa, 18 Agustus 2026 | 04:56:31 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8.

JAKARTA - Ponsel lipat anyar Samsung Galaxy Z Fold 8 kini tengah digandrungi oleh kalangan konsumen muda, khususnya kaum perempuan. Di Korea Selatan, ponsel lipat terbaru buatan Samsung yang mengusung gaya passport-style ini bahkan sanggup membuat sejumlah pengguna setia iPhone berpaling.

Fenomena menarik tersebut tecermin langsung dari data pemesanan awal atau pre-order Galaxy Z Fold 8 di negara asalnya.

Berdasarkan data dari Samsung.com, sekitar separuh dari total pemesan Galaxy Z Fold 8 datang dari kelompok usia remaja, 20-an, hingga 30-an tahun. Pada kelompok demografi tersebut, jumlah pembeli perempuan dilaporkan melonjak lebih dari dua kali lipat dibanding generasi Galaxy Z Fold terdahulu.

Tingkat pertumbuhan ini terasa amat signifikan mengingat iPhone selama ini memegang popularitas tinggi di kalangan perempuan muda Korea Selatan.

"Jika mempertimbangkan bahwa 67 persen perempuan Korea Selatan berusia 20-an menggunakan iPhone, peningkatan pembelian di kalangan perempuan usia remaja hingga 30-an ini cukup signifikan," kata seorang sumber industri sebagaimana dilaporkan media Korea JoongAng Daily.

Daya pikat Samsung Galaxy Z Fold 8 di mata pengguna muda rupanya tak melulu bersumber dari performa atau fitur teknisnya. Justru pembaruan desain bodi yang dibuat lebih pendek, lebar, tipis, serta ringan menjadi alasan utama ponsel ini terlihat jauh lebih menarik.

Pergeseran selera ini turut ramai diperbincangkan di jejaring media sosial. Sejumlah pengguna iPhone membagikan kisah transisi mereka saat beralih ke Samsung Galaxy Z Fold 8. Salah satu komentar netizen bahkan menyebut iPhone kini terkesan seperti dad phone atau HP bapak-bapak.

Sebutan tersebut digunakan untuk menggambarkan tampilan iPhone yang mulai dirasakan terlalu biasa, mainstream, aman, serta kurang memikat jika disandingkan dengan konsep lipat ala paspor milik Samsung Galaxy Z Fold 8.

Ada pula konsumen yang mengaku akhirnya rela meninggalkan ekosistem Apple usai memakainya selama kurang lebih satu dekade. Seorang perempuan berusia 26 tahun, Jeong Daum, memilih berpindah dari iPhone 17 Pro ke Galaxy Z Fold 8 lalu mengunggah video unboxing ke Instagram.

"Saya langsung jatuh cinta ketika melihatnya secara langsung karena desainnya sangat cantik," kata Jeong.

Pengalaman serupa diungkapkan oleh Jeong Seohee, pengguna berumur 22 tahun yang mulanya berencana membeli iPhone. Niat tersebut mendadak berubah usai ia mencoba memegang langsung Galaxy Z Fold 8.

"Saya tadinya ingin pindah ke iPhone kali ini. Tetapi setelah benar-benar mencoba Z Fold 8, saya berubah pikiran karena ringan dan hasil fotonya punya estetika yang bagus," ujarnya.

Pemandangan senada juga dijumpai di Samsung Store Hongdae, kawasan tempat berkumpulnya anak muda di Seoul. Menurut laporan media setempat, beberapa remaja perempuan yang datang ke gerai langsung menghampiri unit display Galaxy Z Fold 8 untuk mencoba lipatannya serta berswafoto.

Saat 20 perempuan muda di toko tersebut dimintai impresi pertama mengenai Galaxy Z Fold 8, jawaban yang meluncur rata-rata bukan mengenai aspek prosesor. Istilah seperti "cute", "tipis", "cantik", dan "menarik" justru lebih sering dilontarkan, sementara pertimbangan spesifikasi baru menyusul kemudian.

Antusiasme publik ini membukukan rekor baru pada angka pemesanan Galaxy Z Fold 8 Series. Di Korea Selatan, gabungan pemesanan Galaxy Z Fold 8, Z Fold 8 Ultra, dan Z Flip 8 menembus angka 1,44 juta unit, yang merupakan pencapaian tertinggi dalam sejarah lini Galaxy di negara tersebut.

Varian Galaxy Z Fold 8 reguler menjadi penyumbang dominan dengan mengambil porsi sekitar 70 persen dari keseluruhan total pemesanan.

Di tingkat global, total pemesanan lini Galaxy Z Fold 8 Series dilaporkan berada di kisaran 5 juta unit, dengan tipe reguler tetap menjadi model yang paling diburu pasar. Tren tinggi ini juga merambah ke wilayah Amerika, India, Eropa, hingga Indonesia.

Menurut informasi dari tipster Ice Universe, estimasi pemesanan seri Z8 di Amerika Serikat dan Kanada menyentuh 850.000 unit, dengan porsi Galaxy Z Fold 8 mencapai 50 persen. Sementara di India, model Z Fold 8 menguasai porsi 65 persen dari total 480.000 unit pemesanan.

Lonjakan permintaan ini dirasakan pula di pasar dalam negeri. Samsung Electronics Indonesia menyatakan bahwa pemesanan Galaxy Z8 Series sepanjang dua pekan awal periode pre-order melambung hingga 50 persen jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Head of Mobile Experience (MX) Business Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, mengonfirmasi pencapaian tersebut sebagai rekor pemesanan tertinggi sejak lini ponsel lipat Galaxy diluncurkan di Indonesia.

Mirip dengan tren global, sekitar 6 dari 10 pemesan seri Galaxy Z8 di Indonesia menjatuhkan pilihannya pada tipe Galaxy Z Fold 8 reguler. Pihak Samsung menyebutkan rancangan anyar Fold 8 yang lebih segar, unik, serta ringkas menjadi alasan pemikat utama bagi 89 persen konsumen di Tanah Air.

Terkini