Program MagangHub Angkatan II Resmi Diikuti 46 Ribu Peserta di 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:48:01 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) meresmikan 'kick off' program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II batch I di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 46.160 peserta resmi dinyatakan lulus tahapan seleksi dan mulai menjalani Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Lulusan Perguruan Tinggi Angkatan II Batch 1 Tahun 2026 dengan durasi enam bulan terhitung sejak 10 Agustus 2026.

“Program pemagangan ini merupakan ikhtiar pemerintah untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi, termasuk pendidikan profesi menuju dunia kerja melalui pengalaman kerja nyata, pendampingan mentor, serta penguatan kompetensi dan budaya kerja,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa.

Program pemagangan tersebut menjadi bagian terpadu dari paket kebijakan stimulus ekonomi tahun 2026 yang dirancang oleh pemerintah guna memperkuat proses transisi para lulusan perguruan tinggi, termasuk alumni pendidikan profesi, memasuki dunia industri lewat pengalaman kerja secara langsung serta pembelajaran di lokasi kerja.

Yassierli menggarisbawahi bahwa program pemagangan wajib difungsikan sebagai wahana pembentukan kompetensi serta profesionalisme kerja, bukan sekadar pelengkap persyaratan administratif semata.

Pada gelombang Angkatan II Batch 1, tercatat ada 3.672 pihak penyelenggara yang berpartisipasi, terdiri dari 1.830 korporasi swasta dan 1.842 instansi kementerian/lembaga. Jajaran penyelenggara tersebut menyediakan 28.455 alokasi lowongan pemagangan dengan kuota keseluruhan mencapai 54.304 peserta, yang terbagi atas 31.251 kuota di sektor perusahaan dan 23.053 kuota di lingkungan kementerian/lembaga.

Secara akumulasi, tercatat ada 732.483 orang pendaftar, dengan 244.982 pendaftar terkonfirmasi memenuhi kualifikasi berkas. Dari angka tersebut, sebanyak 226.719 calon peserta mengirimkan lebih dari 547 ribu berkas lamaran ke aneka posisi lowongan pemagangan.

Seusai melewati serangkaian proses penyaringan, sebanyak 225.920 pelamar berhasil masuk ke tahapan rekrutmen peserta. Dari jumlah tersebut, 48.088 pelamar dikategorikan dapat diproses ke tingkatan berikutnya, hingga akhirnya 46.402 calon peserta diusulkan untuk disahkan menjadi peserta.

Selepas melalui tahapan verifikasi dan penyaringan skala nasional, sebanyak 46.160 peserta diketuk lolos serta ditetapkan sebagai peserta resmi Angkatan II Batch 1, sedangkan 242 calon peserta gugur karena tidak sanggup memenuhi kelengkapan syarat pada verifikasi akhir.

“Capaian ini menunjukkan kuatnya kolaborasi Pemerintah dan dunia usaha dalam membuka ruang pembelajaran kerja yang relevan bagi talenta muda Indonesia. Kepada para peserta, manfaatkan kesempatan ini dengan disiplin, integritas, dan kesungguhan,” ujar Yassierli.

Terkini